BANDA ACEH – Debat kandidat tahap kedua calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh banyak menuai kritikan. Salah satunya dari Ketua Umum HMI Cabang Banda Aceh, Ambia.
“Pada debat kandidat yang kedua ada terasa yang kurang. Tidak seperti layaknya debat kandidat pertama, baik itu dari segi penyiaran dan juga waktu yang diberikan kepada Paslon,” kata Ambia, Sabtu, 14 Januari 2017.
Debat kandidat tahap dua yang disiarkan TVRI kemarin dinilai masih kurang profesional dibandingkan penyiaran pada tahap pertama.
“TVRI masih harus membenahi diri untuk menayangkan lebih profesional. Karena pada saat debat kandidat tidak ada tampilan waktu sebagai batasan bagi para Paslon untuk menjawab maupun menyampaikan visi misi,” kata Ambia.
Di sisi lain, Ambia berharap masyarakat Aceh tidak memilih pemimpin karena faktor intimidasi atau money politic. Namun dia menyarankan agar masyarakat memilih pemimpin berdasarkan kemampuan dan kualitas, serta sosok yang mampu mengangkat harkat martabat bangsa Aceh.
“Pilihlah pemimpin berdasarkan kemampuan dan kualitasnya serta mampu mengangkat harkat martabat bangsa Aceh, menekan jumlah kemiskinan, menciptakan lapangan kerja, dan mengoptimalkan potensi yang dimiliki oleh Aceh,” kata Ambia.[]
Laporan: Muhammad Saifullah



