SUBULUSSALAM – Ketua Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Subulussalam, Jaminuddin meminta para kepala sekolah (kepsek) berani menjalankan tugas dan fungsi sebagai pucuk pimpinan dalam menegakkan disiplin guru.
Hal itu disampaikan Jaminuddin kepada portalsatu.com, Rabu, 30 Agustus 2017 usai melakukan monitoring ke sejumlah sekolah tingkat SDN dan SMPN di Kecamatan Longkib Selasa kemarin.
“Adanya indikasi timbang rasa, segan dan alasan tidak tega oleh kepsek kepada guru yang tidak hadir. Ini menjadi salah satu penyebab semakin rendahnya disiplin guru dalam menjalankan kegiatan proses belajar mengajar, sehingga berimbas kepada mutu siswa,” kata Jaminuddin.
Dalam kunjungan kemarin, di hadapan Kepala SDN Sikerabang, Asriyal, Kepala SMPN 2 Longkib, Heri Sukanda dan Kepala SMPN 1 Longkib, Idris, Jaminuddin meminta mereka berani bersikap tegas untuk menegakkan disiplin guru, guna meningkatkan kualitas pendidikan siswa.
“Jika ada guru tidak hadir, buat teguran, lisan maupun tertulis, jalankan saja amanah PP 53 tanpa ragu,” pinta Jaminuddin.
Selama ini, kata Jaminuddin, kepsek membuat laporam bulanan guru aktif mengajar, padahal fakta di lapangan tidak demikian, banyak di antara mereka bolos. Ia berharap, hal ini tidak lagi terjadi di seluruh sekolah dalam wilayah Kota Subulussalam.
“Saya minta ke kepsek, pada daftar hadir atau absensi harian, guru yang tidak hadir, membuat tanda silang saja. Karena faktanya dia memang tidak hadir,” ujarnya.[]



