SUBULUSSALAM – Ketua Tim Penggerak PKK Aceh Dr. Ir. Dyah Erti Idawati, M.T memberikan arahan dan bimbingan untuk Gampong Mawaddah Warrahmah (Gammawar) Kampung Cepu, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, Jumat, 17 Juni 2022.
Pembinaan tersebut dilakukan lantaran Kampung Cepu terpilih menjadi perwakilan Kota Subulussalam dalam rangka mempersiapkan kampung tersebut untuk mengikuti program tahunan PKK Aceh yaitu lomba Gammawar Tahun 2022.

Dyah mengatakan esensi dari pembinaan ini berupa masukan-masukan kepada kader PKK Kampung Cepu. Masukan itu menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan, misalnya administrasi yang belum lengkap, maka itu harus dipenuhi. Sehingga semua kegiatan itu tercatat dan punya dokumendasi dengan baik serta lengkap.
“Bukan hal sulit dan tidak mungkin untuk menjadi juara Gammawar, asal semua kelengkapan itu bisa dilengkapi, dan laporan itu harus dikirim ke provinsi biar kami bisa menilai,” kata Dyah.
Rumoh Gizi Gampong
Dalam kesempatan itu, Dyah juga meminta Kampung Cepu yang berpenduduk 220 KK dan 852 jiwa untuk menjalankan rumah gizi kampung sesuai Pergub Nomor 14 Tahun 2019 tentang pencegahan dan penanganan stunting, mengingat di daerah Kuta Cepu itu terdapat empat kasus stunting.
“Esensi rumoh gizi gampong itu untuk melakukan pencegahan secara terus menerus sehingga tidak ada lagi yang baru, ibu hamil diedukasi supaya anak yang dilahirkan sehat,” kata Dyah.
Ketua TP PKK Kota Subulussalam, Hj. Mariani Harahap, S.E berharap dengan adanya pembinaan terhadap kader PKK Kampung Cepu dalam menyiapkan pelaporan adminisitrasi Gammawar, mudah-mudahan Gammawar Kota Subulussalam keluar sebagai juara.
Mariani berharap 10 program PKK dapat terlaksana dengan baik di Desa Cepu, sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat setempat. Selama ini, TP PKK Kota Subulussalam terus melakukan yang terbaik bagi masyarakat seperti pembinaan ketahanan keluarga, pendidikan dan keterampilan kepada masyarakat untuk meningkatkan pendapatan keluarga.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Subulussalam, Munawaroh, S.Si, Apt, M. Kes melalui Kasie Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Rofiana, S.K.M mengatakan Kampung Cepu, satu-satunya desa di Kecamatan Penanggalan telah melaksanakan Posyandu terintegrasi.
Lebih jauh dijelaskan, posyandu terintegrasi melaksanakan kegiatan posbindu, pos lansia, posyandu remaja, kelas ibu hamil, rumah gizi kampung, BKB, PAUD dan TPA dilaksanakan dalam satu hari di Puskesdes Cepu. Semuanya dilakukan dalam satu hari sehingga lebih efektif dan efisien.[]






