SUBULUSSALAM – Pemerintah Kota Subulussalam merencanakan penataan kembali kios di Kompleks Terminal Terpadu mengingat kondisi bangunan lama saat ini sudah tidak layak pakai. Bangunan tua tersebut banyak kosong tidak lagi dipakai pedagang karena kondisi bangunan yang sudah mulai lapuk termakan usia.
Pantauan portalsatu.com di lapangan kondisi bangunan sudah banyak mengalami kerusakan seperti plafon, atap seng dan pintu yang terbuat dari papan mulai tampak bolong. Karena itu, pemerintah merencanakan pembongkaran bangunan kios lama, sebagai gantinya, pemerintah akan menyiapkan bangunan permanen pada tahun anggaran 2021 mendatang.
Wacana tersebut muncul setelah Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, bersama Wakil Wali Kota Salmaza, Dandim Letkol Inf Winas Kurniawan, Kajari Mhd Alinafiah Saragih dan Plt Kadis Perhubungan, Sahidin serta Camat Simpang Kiri Rahmayani Sari Munthe meninjau Kompleks Terminal Terpadu Kota Subulussalam, Rabu, 23 September 2020.

Kunjungan itu dilakukan usai kegiatan launching penyerahan Bantuan Sosial Beras (BSB) kepada KPM PKH di Aula Kantor Camat Simpang Kiri.
Tiba di kompleks terminal, Wali Kota Bintang bersama Wakil Wali Kota Salmaza melihat langsung kondisi bangunan lama tidak layak pakai karena kontruksi bangunan banyak mengalami kerusakan akibat termakan usia, terutama plafon yang banyak berjatuhan.
Wali Kota Affan Alfian Bintang meminta Dinas Perhubungan mendata bangunan mana saja yang sudah tidak layak pakai, serta segera menyiapkan master plan untuk pembangunan kios permanen di kompleks terminal terpadu di tahun depan.
Bintang bilang pembangunan kios nantinya dilakukan secara bertahap, agar tidak menggangu pedagang yang masih berjualan terutama di bagian depan. Misalnya, saat pembangunan kios di bagian depan, pedagang bisa pindah sementara ke belakang menempati bangunan permanen yang telah dibangun duluan.
“Pak Kabid, coba didata semua bangunan kios mana saja yang sudah tidak layak pakai,
siapkan juga master plan untuk pembangunan tahun depan,” kata Bintang kepada Kepala Bidang Transportasi Darat Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan Kota Subulussalam, Suhardi.[]




