Senin, Juni 24, 2024

Dosen UBBG Lulus Seleksi...

BANDA ACEH - Tidak hanya mahasiswa, dosen UBBG juga berprestasi. Adakah Dr. Zahraini,...

34 Tim Futsal Berlaga...

SIGLI – Sebanyak 34 tim se-Aceh berlaga untuk memperebutkan gelar juara Piala Ketua...

All New Honda BeAT...

BANDA ACEH - Sehubungan dengan peluncuran All New Honda BeAT series terbaru oleh...

Kapolri Luncurkan Digitalisasi Perizinan...

JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo meluncurkan sistem online single...
BerandaBerita LhokseumaweKIP Lhokseumawe Tetapkan...

KIP Lhokseumawe Tetapkan 622 Pemilih Disabilitas dalam DPT Pemilu 2024

LHOKSEUMAWE – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Lhokseumawe menetapkan pemilih disabilitas sebanyak 622 orang dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilu 2024. Total pemilih di Kota Lhokseumawe yang telah ditetapkan dalam DPT mencapai 133.574 orang.

Penetapan DPT Pemilu 2024 itu dilakukan KIP Lhokseumawe dalam rapat pleno terbuka di Kantor KIP setempat, Rabu, 21 Juni 2023. Rapat pleno itu dipimpin Ketua KIP Lhokseumawe, Mohd. Tasar, didampingi Komisioner KIP, Zainal Bakri, Abdul Ghani, T. Marbawi, dan Mulyadi. Turut hadir anggota Panwaslih Lhokseumawe, pimpinan partai politik, Kadis Dukcapil, perwakilan Kesbangpol, Polres, dan Kodim Aceh Utara.

Divisi Perencanaan dan Data KIP Kota Lhokseumawe, Zainal Bakri, kepada wartawan, Kamis, 22 Juni 2023, mengatakan dalam DPT yang sudah tetapkan sebanyak 133.574 orang itu sudah termasuk data pemilih kategori disabilitas.

KIP Lhokseumawe mencatat ada enam kategori, yaitu penyandang disabilitas fisik, disabilitas intelektual, disabilitas mental, tunawicara, tunarungu, dan tunanetra, dengan jumlah keseluruhan 622 orang tersebar dalam empat kecamatan di Kota Lhokseumawe. Yakni, Kecamatan Muara Dua, Banda Sakti, Blang Mangat, dan Muara Satu.

“Paling banyak disabilitas itu terdapat di Kecamatan Banda Sakti 204 orang (pemilih). Disusul Muara Dua 145 orang, Muara Satu 142 orang, dan Blang Mangat 131 orang. Keseluruhannya ini sudah kita masukkan ke dalam DPT untuk Pemilu 2024,” kata Zainal Bakri.

Menurut Zainal Bakri, pihaknya sudah berusaha memaksimalkan pendataan penyandang disabilitas itu menjelang penetapan DPT. “Karena ini juga menjadi kewajiban kami untuk memastikan mereka memiliki hak yang sama dengan pemilih lainnya,” ucapnya.

Tempat Pemungutan Suara (TPS) bagi penyandang disabilitas tetap digunakan TPS reguler atau sama dengan pemilih pada umumnya. “Namun, nanti untuk masuk ke dalam bilik suara itu kita akan mengarahkan mereka (penyandang disabilitas) agar bisa sampai ke bilik, serta diberikan surat suaranya,” ujar Zainal Bakri.

“Mudah-mudahan pada Pemilu 2024 untuk tunanetra bisa didapatkan surat suara braille, karena ada 48 pemilih kategori tunanetra. Tapi, saya tidak tahu apakah 48 orang itu mereka semua bisa membaca huruf braille, karena itu menyangkut huruf khusus bagi penyandang disabilitas,” pungkasnya.[]

Baca juga: