25.1 C
Banda Aceh
Minggu, Desember 5, 2021

KNPI Minta Pemerintah Evaluasi PPKM Level 4 di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Lhokseumawe menilai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Kota Lhokseumawe pada hari pertama, Senin, 30 Agustus 2021, belum berjalan dengan baik. KNPI meminta pemerintah setempat mengevaluasi penempatan titik posko pengendalian mobilisasi darat atau posko penyekatan.

Wakil Ketua KNPI Kota Lhokseumawe, Khaidir, Selasa, 31 Agustus 2021, mengatakan berdasarkan pantauan pihaknya di lapangan, posko penyekatan didirikan di sejumlah titik dalam wilayah Lhokseumawe sejak Senin kemarin. Pihaknya melihat hal itu sangat tidak efektif dan memberatkan bagi masyarakat.

“Kita meminta pemerintah untuk melakukan evaluasi, karena menyebabkan kerumunan baru di jalanan. Seharusnya pemerintah melakukan sosialisasi terlebih dulu kepada masyarakat dampak positif dan negatif, yang dimaksud dengan pos penyekatan. Artinya ini butuh evaluasi,” kata Khaidir dalam keterangan tertulis diterima portalsatu.com, Selasa, sore.

Menurut Khaidir, mengingat pada hari pertama (Senin) PPKM level 4 di Lhokseumawe terjadi aksi protes warga atau pengguna jalan raya, maka pemerintah harus bisa membangun kepercayaan publik agar masyarakat patuh dengan aturan PPKM tersebut.

“Ketika pemerintah mengambil kebijakan pemberlakuan sosial bagi warganya, pemerintah juga harus menyediakan bantuan sosial tanpa adanya syarat khusus wajib vaksin. Karena ini juga mengalami ancaman ekonomi warga yang sangat merosot,” tutur Khaidir.

KNPI memperkirakan pemerintah menerapkan kebijakan PPKM level 4 karena menimbang angka Covid-19 di Lhokseumawe semakin tinggi. Akan tetapi, kata Khaidir, Pemerintah Kota Lhokseumawe maupun pihak terkait lainnya juga harus normatif dalam mengambil kebijakan.

KNPI mempertanyakan, dengan adanya pos penyekatan apakah efektif untuk menurunkan kasus Covid-19. Namun, KNPI mendukung tujuan Pemko Lhokseumawe dalam memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19. “Tetapi pemerintah juga harus mempertimbangkan warga yang terdampak dengan penutupan jalur utama, disebabkan pusat kota Lhokseumawe berada di kecamatan Banda Sakti,” kata Khaidir.[](ril)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Terbaru

Pidie Jaya Juara Umum Pra-PORA Muaythai

BANDA ACEH – Para fighter asal Kabupaten Pidie Jaya sukses mendominiasi perolehan medali pada...

SMAN 9 Tangsel dan SMPN 19 Jakarta Selatan Juara Festival Tari Ratoh Jaroe

JAKARTA - Panitia Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) akhirnya menyerahkan Piala Bergilir Gubernur Aceh...

Milad GAM, Bendera Bintang Bulan Sempat Berkibar di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Warga dan mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) tergabung dalam Majelis Wilayah...

Kapolres Subulussalam Ingatkan Netizen Tentang Ujaran Kebencian, Ada Sanksi Pidana

  SUBULUSSALAM - Kapolres Subulussalam AKBP Qori Wicaksono mengingatkan pengguna media sosial (medsos) di wilayah...

Kuliah Umum di BJI Lhokseumawe, Lailan: Taati Kode Etik Jurnalistik, Bangun Relasi yang Baik

LHOKSEUMAWE – CEO Tandaseru, Psychology and Training Consultant, Lailan Fajri Saidina, mengatakan jurnalis harus...

Serahkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran, Walkot Bintang: Pemko Segera Bangun Huntara

  SUBULUSSALAM - Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang mengatakan pemerintah melalui Badan Penanggulangan...

Mantan Kombatan Pase Peringati Milad GAM, Ini Kata Jhony Jubir KPA Soal Bendera Bintang Bulan

LHOKSUKON - Mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang tergabung dalam Komite Peralihan Aceh...

Ini Kata Nasir Nurdin Tentang Kepengurusan PWI Aceh yang akan Dilantik di Sabang

BANDA ACEH - Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh periode 2021-2026 hasil Konferensi Provinsi...

Warga Aceh Diimbau Waspada Hadapi Cuaca Buruk

BANDA ACEH – Masyarakat Aceh diimbau meningkatkan kewaspadaan di tengah perubahan cuaca yang terjadi...

‘Jangan Mudah Menyerah Dalam Mengajak Siswa Untuk Ikut Vaksinasi’

BANDA ACEH – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Taqwallah mengatakan vaksinasi pertama dan kedua harus...

Meningkatkan PAD Sebagai Kemandirian Daerah

    Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD merupakan suatu rencana keuangan suatu daerah dalam...

Dolly Cibro Nyatakan Maju Calon Ketua Demokrat Subulussalam

SUBULUSSALAM - Dolly S Cibro, politikus Partai Demokrat yang saat ini duduk sebagai Anggota...

Jelang Milad GAM, Kapolres Imbau Warga Tidak Terprovokasi

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Riza Faisal mengimbau masyarakat agar tidak terprovoksi jika...

JPU Limpahkan Perkara Korupsi APBG Paya Bilie ke Pengadilan Tipikor, Kaur Keuangan Diminta Menyerahkan Diri

LHOKSEUMAWE - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Lhokseumawe melimpahkan perkara dugaan korupsi dalam pengelolaan...

Daerah Tutupan Hutan Desak Pemerintah Pusat Jadikan Luas Lahan Jadi Penghitungan Transfer DAU

  GAYO LUES - Pemerintah Provinsi Papua Barat memprakarsai dan mengundang Bupati Gayo Lues sebagai...

Jelang Milad GAM, Kapolda Aceh Koordinasi dengan Wali Nanggroe

BANDA ACEH – Jelang Milad GAM pada 4 Desember 2021, Kapolda Aceh Irjen. Pol....

Anggota DPRK Ade Rizky Berikan Bantuan Sembako untuk Korban Kebakaran di Gunung Bakti

  SUBULUSSALAM - Anggota DPRK Subulussalam dapil Sultan Daulat, Ade Rizky Noviani menyerahkan bantuan paket...

Kebakaran Landa Gunung Bakti, 7 Rumah Rusak Berat, 2 Rusak Ringan

SUBULUSSALAM - Kebakaran melanda Kampong Gunung Bakti, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, Kamis, 2...

Aceh-Papua Teken MoU, Sepakat Perjuangkan Kekhususan Bersama-Sama

BANDA ACEH – Sebagai dua daerah yang diberikan kewenangan khusus, Aceh dan Papua sepakat...

Majelis Rakyat Papua Berkunjung ke Partai Aceh, Ini yang Dibahas

BANDA ACEH - Rombongan Majelis Rakyat Papua (MRP) berkunjung ke Kantor Partai Aceh di...