BLANGKEJEREN – Masyarakat Kabupaten Gayo Lues korban banjir dan tanah longsor mulai terserang penyakit ditenda pengungsian, rata-rata pengungsi mengalami penyakit asam lambung, demam, hingga rematik.
Wakil Bupati Gayo Lues H. Maliki, Minggu 30 November 2025, mengatakan Rumah Sakit Umum Muhammad Ali Kasim tetap melayani pasien seperti biasa, namun stok obat saat ini ada yang sudah habis, dan ada yang hampir habis.
“Jalan menuju rumah sakit masih sangat sulit dilintasi, satu unit jembatan putus. Namun RS kita tetap melayani pasien seperti biasa,” katanya di Posko banjir dan tanah longsor.
Saat ini kata Wakil Bupati, selain masalah obat-obatan, RS juga kesulitan mendapatkan air bersih dan kekurangan Bahan Bakar Minyak untuk menghidupkan mesin Genset, sementara arus listrik dari PLN mati total setelah dilanda banjir dan tanah longsor.
Plt. Sekda Gayo Lues dr. Nevrizal, mengatakan saat ini Kabupaten Gayo Lues sangat membutuhkan obat-obatan pelayanan dasar dan tenaga medis.
“Kita berharap kepada bapak Gubenur Aceh dan bapak Presiden RI agar mengirimkan bantuan obat-obatan dan juga tenaga medis tambahan, karena sekarang sudah banyak pengungsi yang mengalami sakit asam lambung, diare, demam, rematik dan asam urat,” katanya.
Sekda Gayo Lues juga mengatakan bahwa anggota DPRA Rizaluddin akan membantu sebagian obat-obatan yang dibutuhkan, dan obat tersebut hanya cukup untuk melayani pasien di Puskesmas Blangkejeren, sementara untuk RS dan Puskesmas lainya masih tetap kekurangan obat.[]




