Selasa, Juni 25, 2024

Yayasan HAkA Minta APH...

BANDA ACEH - Berdasarkan pemantauan yang dilakukan Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh...

HUT Ke-50, Pemkab Agara-Bulog...

KUTACANE - Momentum HUT Ke-50, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tenggara bekerja sama dengan...

Pemilik Gading Gajah Super...

BLANGKEJEREN - Satreskrim Polres Kabupaten Gayo Lues berhasil mengungkap kasus kepemilikan dua gading...

YARA Minta Polisi Transparan...

ACEH UTARA - Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) mendesak kepolisian serius menangani kasus...
BerandaBerita SubulussalamKorban Bencana Kebakaran...

Korban Bencana Kebakaran di Subulussalam Terima Bantuan Pemulihan Ekonomi

SUBULUSSALAM – Sejumlah masyarakat korban kebakaran di Kampong Penanggalan Timur dan Kampong Belukur Makmur Kota Subulussalam menerima bantuan pemulihan ekonomi dari Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) berupa barang bantuan usaha.

Bantuan itu diterima Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, S.E dari Kabid Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBA Wahid Hasyim, selanjutnya diserahkan kepada sejumlah penerima manfaat di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Subulussalam, Selasa, 15 Agustus 2023.

Penerima bantuan ini sebanyak lima pelaku usaha (korban kebakaran) dari Kampong Penanggalan Timur dan Belukur Makmur. Usaha mereka lumpuh akibat musibah kebakaran yang dialami pada Februari 2023 lalu.

Untuk membangkitkan kembali usaha mereka pasca bencana kebakaran, Walkot Affan Alfian memerintahkan BPBD Kota Subulussalam untuk mengajukan permohonan bantuan kepada BPBA agar mendapatkam program pemulihan ekonomi.

“Selanjutnya pihak BPBA melakukan verifikasi turun ke Subulussalam menjumpai langsung calon penerima manfaat di kampung-kampung. Akhirnya mereka memenuhi syarat untuk mendapatkan bantuan pemulihan ekonomi,” kata Affan Alfian didampingi Kepala Pelaksana BPBD Ramadhan di sela-sela penyerahan bantuan tersebut.

Kepada penerima manfaat, Affan Alfian berpesan agar bantuan tersebut digunakan sebaik mungkin untuk memulai kembali usaha yang pernah digeluti sebelumnya, melalui bantuan ini diharapkan perekonomian korban kebakaran bisa pulih kembali.

Dikatakan, bantuan diberikan sesuai usaha mereka sebelumya seperti usaha kelontong atau minimarket memperoleh bantuan sembako, kedai kopi diberikan peralatan kursi meja, kopi, gula hingga tabung gas dan lainnya. Pelaku usaha ponsel juga diberikan steling powe bank, carger hp, kabel carger dan beberapa asesoris lainnya.

Begitu juga pelaku usaha walet, juga diberikan bantuan spiker dan beberapa bantuan lainnya yang berkaitan dengan usaha burung walet. Affan Alfian mengatakan bantuan itu bertujuan agar mereka (korban kebakaran) bisa kembali memulai usaha, meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga.

“Bantuan ini tidak boleh disalahgunakan, nanti pihak BPBA beberapa bulan ke depan akan mengecek kembali untuk melihat perkembangan usaha setelah mendapat bantuan ini,” kata Affan Alfian.

Kalaksa BPBD Kota Subulussalam, Ramadhan menyebutka bantuan ini usulan yang diajukan pada Februari lalu setelah dilakukan verifikasi langsung oleh BPBA. Selanjutnya, ke depan, BPBD akan kembali mengusulkan calon nama-nama penerima manfaat yang merupakan korban bencana alam maupun bencana kebakaran.[]

 

Baca juga: