LHOKSUKON – Tiga korban tewas dalam kecelakaan mobil Xenia hantam truk tronton di Aceh Utara merupakan satu keluarga. Salah seorang di antaranya, T. Siahaan, 44 tahun, anggota Brimob Detasemen B Jeulikat, Lhokseumawe. Dalam kecelakaan di Jalan Medan-Banda Aceh, Gampong Cebrek, Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara, Minggu, 21 Oktober 2018, sekitar pukul 07.00 WIB itu, tiga korban tewas dan empat lainnya luka berat.

“Empat korban yang luka berat saat ini dirawat di RSUD Cut Meutia, Buket Rata, Lhokseumawe. Begitu pun tiga korban yang meninggal, saat ini juga berada di RSUD Cut Meutia. (Jenazah) korban yang meninggal itu sudah dibalsemin, rencananya akan dibawa ke (kampung halamannya di) Medan,” ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kasat lantas Iptu Sandy Titah Nugraha saat dihubungi portalsatu.com/, Minggu sore.

Sandy melanjutkan, “Korban meninggal itu anggota Brimob Detasemen B Jeulikat bersama istri dan keluarganya. Alamat yang tertera di KTA masih Aspol Kutacane, namun mereka tinggal di KP3 Lhokseumawe. Mengenai kondisi istrinya yang juga meninggal, kami tidak tahu apakah korban sedang hamil atau tidak, mungkin untuk lebih jelas bisa tanyakan ke pihak rumah sakit.”

Sandy menyebutkan, barang bukti mopen Xenia sudah diamankan ke Unit Laka di Lhoksukon. “Untuk barang bukti tronton yang mogok karena patah as itu masih di posisi awal, nanti setelah selesai diperbaiki akan kita amankan ke pos juga. Kita masih menyelidiki lebih lanjut terkait kasus ini,” pungkas Iptu Sandy.

Diberitakan sebelumnya, tiga korban meninggal dunia dan empat lainnya luka berat dalam kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Medan-Banda Aceh, Gampong Cebrek, Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara, Minggu, 21 Oktober 2018 sekitar pukul 07.00 WIB. Tabrakan terjadi antara mobil penumpang (mopen) Daihatsu Xenia BL 708 N dengan truk tronton BL 8341 LP.(Baca: Xenia Hantam Tronton Mogok di Aceh Utara: 3 Korban Tewas, 4 Luka Berat)[]