SIGLI – Enam rumah warga, dua rumah toko (ruko) dan satu gudang barang di Gampong Kramat Dalam, Kecamatan Kota Sigli, Pidie, Kamis, 26 Maret 2020, sekira pukul 22:15 WIB, ludes terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Kerugian sementara ditaksir Rp2 miliar lebih.
Informasi dikumpulkan portalsatu.com/ di lapangan, sumber api yang menghanguskan sejumlah bangunan itu diduga berasal dari hubungan arus pendek listrik rumah warga, Amun (66), terletak di belakang pertokoan.
Api cepat menjalar karena letak bangunan berdekatan. Dalam waktu singkat api terus membesar dan merambah ke sejumlah bangunan lainnya. Api baru berhasil dipadamkan sekira pukul 01:00 WIB, setelah lima armada pemadam kebakaran dibantu dua mobil tangki PDAM dikerahkan ke lokasi.
Kapolres Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar, Jumat, 27 Maret 2020, membenarkan kejadian kebakaran yang menyebabkan enam rumah, dua ruko dan satu gudang terbakar di kompleks pertokoan Gampong Kramat Dalam, Kecamatan Kota Sigli.
“Ada enam rumah warga yang berada di belakang pertokoan, dua ruko serta gudang habis dilalap api yang diduga sementara berasal dari korsleting listrik sebuah rumah,” kata Kapolres Pidie.

Adapun data dikumpulkan polisi di lokasi kejadian, enam rumah terbakar milik Muslem (45), Amun (66), Ali Akbar (33), Zulkifli (38), So Sudarwin (63), dan Jono (73).
“Sementara dua ruko masing-masing milik H. Amin (64) dan H. Ismail. Sedangkan satu gudang barang milik H. Halim (55) ikut terbakar,” kata Kapolres Pidie.
Dasar api diduga dari korsleting listrik dari rumah Amun. Pertama kali dilihat Desti (30), anak Amun. Dia milihat ada percikan api di plafon rumahnya, lalu memberitahukan kepada warga lainnya.
Warga yang melihat langsung membantu mengeluarkan barang – barang dalam rumah. Namun, upaya warga tidak berhasil lantaran api begitu cepat membesar dan menjalar ke rumah di sampingnya.
“Sejumlah personel kita kerahkan ke lokasi guna membantu pemadaman dan mengamankan lokasi,” imbuh Kapolres.
Saat ini, lanjut Kapolres, pihaknya sedang melakukan penelusuran penyebab pasti kebakaran itu. Bahkan di lapangan sudah dipasang garis polisi guna dilakukan olah tempat kejadian perkara.[]




