Moskow – Otoritas Rusia menemukan satu lagi kotak hitam dari pesawat militer yang jatuh di Laut Hitam. Bagian kotak hitam yang berisi rekaman penerbangan itu telah dievakuasi dari dasar lautan dan akan dianalisis. 

“Rekaman penerbangan kedua dari pesawat Tu-154 telah ditemukan dan diangkat dari dasar laut,” demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia kepada media setempat dan dilansir AFP, Rabu (28/12/2016). Sebelumnya otoritas Rusia menyebut ada beberapa bagian kotak hitam dalam pesawat itu.

Temuan kotak hitam kedua ini terjadi beberapa hari setelah petugas menemukan kotak hitam utama pesawat militer itu. Rekaman penerbangan di dalam kotak hitam diharapkan bisa memberikan petunjuk penting bagi penyidik yang tengah mencari tahu penyebab jatuhnya pesawat

Baca juga: Kotak Hitam Pesawat Militer Rusia yang Jatuh di Laut Hitam Ditemukan

Pesawat militer yang membawa 92 orang tersebut itu jatuh saat mengudara ke pangkalan militer Rusia di Suriah pada Minggu (25/12). Pesawat jatuh beberapa menit setelah lepas landas dari kota pantai Sochi, Rusia. 

Pesawat itu juga membawa lebih dari 60 anggota tim drum band militer Red Army yang dikenal secara internasional. Rencananya, tim drum band militer itu akan tampil di pangkalan udara Hmeimim di Suriah. Tidak ada korban selamat dalam insiden itu. 

Dituturkan Kementerian Pertahanan Rusia bahwa sejauh ini sudah ada 15 jasad korban dan 239 potongan tubuh yang dievakuasi dari bangkai pesawat yang ada di dalam laut. Temuan jasad dan potongan tubuh itu diterbangkan ke Moskow untuk diidentifikasi DNA-nya.

Baca juga: Selidiki Penyebab Pesawat Jatuh di Laut Hitam, Rusia Kesampingkan Dugaan Teror

Dinas Keamanan Federal Rusia atau FSB tengah menyelidiki empat dugaan utama penyebab jatuhnya pesawat, yakni kesalahan pilot, gangguan teknis, masalah bahan bakar dan adanya benda asing di dalam mesin pesawat. FSB menyatakan, sejauh ini tidak ada indikasi terorisme di balik insiden nahas ini.[]Sumber:detika