LHOKSUKON – Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Pase menggelar acara peusijuek atau tepung tawar untuk Juru Bicara M Jhoni dan Ayah Ot di Kantor KPA Pase di Geudong, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, Senin, 30 Januari 2017.

Prosesi peusijuk untuk kedua eks kombatan GAM tersebut dilakukan oleh Abi Jali selaku Kadi Wilayah Pase, dilanjutkan oleh Tgk Zulkarnaini Hamzah selaku Ketua KPA Pase dan Tgk Yusuf Paloh Kayee Kunyet. Acara tersebut disaksikan oleh seluruh majelis wilayah, simpatisan KPA/PA.

“Peusijuk adalah proses adat yang lazim dilakukan masyarakat Aceh, termasuk untuk memberikan semangat baru bagi orang-orang yang baru melewati masa-masa sulit maupun yang tertimpa masalah,” ujar Tgk Zulkarnaini Hamzah dalam sambutannya pada acara itu.

Di hadapan tamu dan undangan, tokoh GAM yang akrab disapa Tgk Nie tersebut berharap, kejadian seperti yang dialami oleh Jhoni mapun Ayah Ot tidak terulang lagi di kemudian hari. Oleh sebab itu, ia meminta masyarakat Aceh terutama di wilayah Pase agar kompak, tetap menjaga kedaiaman.

Ia juga meminta pihak keamanan tidak mengedepankan sikap arogan saat menyelesaikan masalah persoalan keamanan. Hal itu perlu dilakukan agar kedamaian di Aceh pasca MoU Helsinki tetap terjaga.

Seperti diberitakan sebelumnya, Juru Bicara KPA/PA Pase M. Jhony dan Keuangan KPA Sagoe Raja Sabi, Otman alias Ayah Ot, ditangkap Tim Polres Aceh Utara karena diduga membuat keributan saat pelaksanaan salat Jumat di Masjid Raya Pantonlabu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Jumat, 20 Januari 2017.[]

Baca: Diduga Buat Onar di Masjid, Jubir PA Pase dan Keuangan Raja Sabi Ditangkap

Laporan Sirajul Munir