LHOKSUKON – Rumah berkonstruksi semipermanen milik Nurjamaliah, 66 tahun, di Gampong Teungoh Pirak, Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara, ludes terbakar, Kamis, 17 Januari 2019, sekitar pukul 15.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, tapi kerugian materi ditaksir mencapai Rp150 juta.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kapolsek Matangkuli Iptu Sudia Karya kepada portalsatu.com/, Kamis malam, menyebutkan, saat kejadian, Nurjamaliah sedang tidur bersama anak-anaknya di ruang tamu. Kemudian, salah satu anaknya, Lianasari, 19 tahun, melihat kepulan asap keluar dari arah dapur menuju ruang tamu.

“Melihat asap tebal, Lianasari bergegas menuju dapur. Dia sangat terkejut dan histeris melihat api sudah menjalar ke dinding dapur, kemudian ia berteriak minta tolong. Warga setempat dengan cepat berdatangan ke lokasi mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun api keburu membesar,” ujar Sudia.

Saat mobil pemadam kebakaran tiba, seluruh bangunan rumah telah habis terbakar. Namun petugas tetap membantu menyiram air ke puing-puing bangunan yang telah menjadi bara.

“Diperkirakan kebakaran terjadi akibat hubungan arus pendek listrik di bagian dapur, mengingat saat kejadian tidak ada yang memasak,” kata Sudia.

Sudia menambahkan, “Tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta. Bantuan tanggap darurat dari Muspika telah diserahkan, di antaranya alat masak, beras, mie instan, air mineral dan biskuit”.[]