LHOKSUKON – Mobil penumpang L-300 BK 1590 AD bertabrakan dengan tronton BL 8236 DE di Jalan Medan-Banda Aceh, kawasan Alue Ie Puteh, Kecamatan Baktya, Aceh Utara, Rabu, 5 Oktober 2016, sekitar pukul 08.00 WIB. Satu penumpang tewas di tempat, sopir kritis, dan dua penumpang lainnya luka-luka. Kecelakaan itu sempat membuat jalan macet.

Penumpang yang tewas Zulkifli, 57 tahun, warga Langsa. Sopir L-300 yang kritis Surya, 41 tahun, warga Langsa. Sedangkan dua penumpang yang luka-luka  Rahmat, 29 tahun, warga Benteng Hulu, Desa Tembung, Medan, Sumatera Utara dan Zubir, 30 tahun, warga Langsa.

“Dalam tabrakan itu satu tewas, satu kritis dan dua luka-luka. Sementara sopir tronton, Amri, 32 tahun, warga Gampông Gelanggang Panah, Kecamatan Kuta Blang, Bireuen, tidak luka,” kata Kapolres Aceh Utara AKBP Wawan Setiawan melalui Kasat Lantas AKP Ikmal kepada portalsatu.com.

Ikmal menjelaskan, L-300 melaju dari arah Banda Aceh menuju Medan, diduga sopir mengantuk dan hilang kendali, sehingga mobil melaju ke jalur kanan. Saat bersamaan dari arah berlawanan datang tronton yang tetap berada di jalurnya, sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.

“Korban yang meninggal saat ini berada di RS Kasih Ibu Lhokseumawe, demikian juga dengan korban yang kritis dan luka-luka. Namun demikian satu korban luka telah diserahkan ke Satuan Narkoba Polres Aceh Utara karena memiliki sabu yang disimpan dalam saku celananya,” katanya.

AKP Ikmal mengimbau kepada para pengendara dan pengemudi agar beristirahat sejenak jika mengantuk. “Jangan mengemudi dalam kondisi mengantuk karena dapat membahayakan dirinya sendiri dan orang lain,” ucap Ikmal.[]