JAKARTA – Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa Fenny Steffy Burase sebagai saksi kasus dugaan suap terkait Dana Otonomi khusus Aceh (DOKA) 2018, di Gedung KPK, Jakarta, Rabu, 1 Agustus 2018.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, S.H., mengatakan, pemeriksaan ulang ini untuk mendalami informasi mengenai aliran dana Aceh Marathon International 2018 dari kasus dugaan suap DOKA.

“Pemeriksaan Steffy Burase hari ini penjadwalan ulang dari sebelumnya. Penyidik terus mendalami informasi aliran dana terkait Aceh Marathon International 2018,” kata Febri dalam keterangannya diterima portalsatu.com/, Rabu siang.

Sebelumnya, penyidik KPK juga melayangkan panggilan kepada Steffy Burase untuk diperiksa bersama beberapa saksi lainnya dari pihak swasta pada Kamis, 26 Juli 2018. “Terhadap saksi yang pernah diperiksa sebelumnya, Fenny Steffy dilakukan pemanggilan karena perlu dilakukan pendalaman terkait sejumlah pertemuan dan aliran dana,” kata Febri dalam keterangan, Kamis pagi.

Model cantik itu pernah diperiksa Tim Penyidik KPK pada Rabu, 18 Juli 2018. Steffy mengatakan, dana untuk Aceh Marathon International 2018 sekitar Rp13 miliar. “Pokoknya kalau untuk total event keseluruhan itu memang memakan biaya kurang lebih Rp13 miliar. Sudah semuanya,” kata Steffy kepada para wartawan usai diperiksa KPK saat itu.

Menurut Steffy, dari biaya tersebut, untuk pengadaan medali Rp500 juta. “Sebenarnya kalau untuk total biaya medali itu mencapai Rp500 juta, tapi kalau untuk bajunya juga ada sekitar Rp300-400 juta, saya kurang jelas,” ujar perempuan yang juga dikenal sebagai pelari ini.

Kini event tersebut dikabarkan ditunda akibat kasus suap yang menjerat Gubernur Irwandi. Penundaan itu merupakan hasil keputusan Pemerintah Aceh. “Sampai saat ini sih dari pemda bilangnya ditunda. Dan keputusan memang di pemda, bukan di kami (panitia),” kata Steffy.

Pengacara Steffy, Fahri Timur, mengatakan, kliennya diperiksa dengan 12 halaman BAP. “40-60 pertanyaan barangkali. Yang ditanyakan seputar aliran dana dan hubungan personal. Aliran dana itu memang ada aliran dana, tapi Bu Steffy sendiri tidak pernah tahu dana itu,” ujar dia kala itu.

Steffy merupakan salah satu saksi yang dicegah bepergian ke luar negeri dalam kasus itu. KPK juga meminta bank membekukan rekening Steffy, selain rekening para tersangka, termasuk milik Irwandi.

Seusai diperiksa KPK, saat itu Steffy Burase juga mengklarifikasi kepada awak media soal hubungannya dengan Irwandi Yusuf. (Baca: Kata Steffy Burase Soal Hubungannya dengan Irwandi Yusuf Usai Diperiksa KPK)[]