SIGLI – Pesisir pantai barat Kabupaten Pidie kembali menjadi lokasi mendaratnya ratusan imigran Rohingya, Myanmar. Lebih 200 manusia perahu itu mendarat di pantai Gampong Kule, Kecamatan Batee, Pidie, Ahad, 19 November 2023.
Pendaratan tersebut merupakan kali ketiga dalam sepekan terakhir, setelah sebelumnya 14 dan 16 Noverber dua kapal pengangkut ratusan manusia perahu mendarat di Pantai Ujong Pie, Muara Tiga dan Pantai Pasi Beurandeh, Batee.
Hal tersebut dibenarkan Kapolres Pidie, AKBP Imam Asfali, kepada portalsatu.com/, Ahad.
“Benar, ada kedatangan imigran gelap sebanyak 220 orang mendarat di pantai Gampong Kulee, Kecamatan Batee, Pidie. Ini merupakan gelombang ketiga dalam sepekan terakhir,” kata Imam.
Rombongan imigran menumpangi kapal besar itu, lanjut Imam, didominasi kaum perempuan dan anak-anak. Mereka mendarat pada Ahad, dini hari, sekira pukul 03:30 WIB.
“Jumlah imigran gelap yang mendarat tadi pagi setelah didata petugas, terdiri dari pria dewasa 68 orang, perempuan dewasa 79 orang dan selelebihnya 73 anak-anak,” ungkap Imam.
Para etnis Rohingya tersebut untuk sementara, menurut Imam, akan ditampung di meunasah Gampong Kulee, sembari menunggu lembaga penanganan pengungsi Rohingya datang.
Membeludaknya para imigran Rohingya ke Pidie, kata Imam, pihaknya terus melakukan penyelidikan terkait dugaan adanya perdagangan dan penyeludupan manusia.
“Dugaan adanya praktek perdagangan dan penyeludupan manusia. Namun kita terus melakukan pendalaman,” tegas Imam Asfali.[](Zamahsari)




