JAKARTA – Pemerintah Aceh melalui Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) memfasilitasi pemulangan seorang warga asal Padang Tijie, Pidie, Syarifuddin (64), karena tidak lagi memiliki pekerjaan tetap.
Syarifuddin dipulangkan lewat jalan darat dengan menumpang bus Putra Pelangi, melalui Terminal Bus Pulo Gebang, Jakarta Timur, Kamis, 31 Maret 2022.
“Dia diperkirakan akan tiba di Aceh sekitar tiga hari ke depan. Semoga selamat sampai tujuan,” kata Kepala BPPA, Almuniza Kamal, didampingi Kasubbid Hubungan Antar-Lembaga dan Masyarakat BPPA, Cut Putri Alyanur.
Almuniza menyebut pemulangan Syarifuddin atas permintaannya sendiri, disebabkan yang bersangkutan sudah lama tidak punya pekerjaan tetap. Sebelumnya, Syarifuddin bekerja sebagai tukang servis alat-alat elektronik.
“Tapi dalam 15 tahun terakhir ini, ia tidak lagi aktif sebagai tukang servis alat-alat elektronik, hanya membantu aktivitas di Meunasah Aceh, di Pasar Minggu, Jakarta Selatan,” kata Almuniza.
Sehingga, Syarifuddin berkeinginan pulang ke kampung halamannya dengan mendatangi Kantor BPPA untuk meminta bantuan agar bisa pulang ke Aceh.
“Untuk itu kita memfasilitasi tiket bus pulang ke Aceh, seperti dilakukan kepada warga Aceh lainnya,” katanya.
Syarifuddin mengaku sudah merantau ke Ibukota Jakarta sejak masih muda, sekitar tahun 1978. Saat itu ia membuka tempat servis alat-alat elektronik di bilangan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.
“Sejak saya buka tempat servis itu banyak pelanggan yang datang. Tapi sekitar tahun 2000-an sudah mulai agak sepi, sehingga terpaksa harus tutup pada tahun 2005,” kata bapak tiga anak ini.
Setelah itu, Syarifuddin yang menetap di Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, bersama keluarganya, hanya bekerja membantu aktivitas sehari-hari di Meunasah Aceh, di Pasar Minggu.
“Setelah tidak lagi tukang servis alat-alat elektronik, saya hanya membantu aktivitas di Meunasah Aceh. Dan saya diberikan imbalannya,” katanya.
Ia menambahkan, berkeinginan pulang ke Aceh karena mau menikmati masa tua di kampung halamannya. Walaupun belum diketahui akan beraktivitas dimana nantinya sesampai di Aceh.
Dengan pemulangan ini, Syarifuddin menyampaikan terima kasih kepada BPPA karena sudah membantunya.[](ril)






