BANDA ACEH – Gampong Lambhuk, Kecamatan Ule Kareng, Banda Aceh, bersama Yayasan Aceh Bergerak akan gelar Bertabur Bintang Batch II pada Sabtu, 23 Desember 2023, di Sekretariat Aceh Bergerak, Lambhuk.

Bertabur Bintang Batch II kali ini mengusung tema Industri Budaya. Desa kreatif merupakan sebuah konsep partisipatif warga dalam menciptakan inovasi serta solusi terhadap masalah-masalah yang dihadapi di desa.

Di era modern ini, desa kreatif bukan hanya menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa, tetapi juga menjadi sumber daya ekonomi yang potensial. Oleh sebab itulah, sejumlah keuntungan desa kreatif mampu menjadi ujung tombak ekonomi desa, sebagai lokasi kreatif, objek wisata, serta menjadi tempat bagi peningkatan sumber daya manusia.

“Itu salah satu alasan Desa Lambhuk siap mendukung upaya-upaya pemajuan desa sektor kreatif, salah satunya industri perfilman. Selain menjadikan desa sebagai lokasi produksi film, kita juga mendorong agar warga desa bisa berperan menjadi tallen dan tim produksi film,” ujar Erry Miswar Kepala Desa Lambhuk.

Gampong Lambhuk bersama Aceh Bergerak menginisiasi Bertabur Bintang Batch II dengan kegiatan utama launching Gampong Film. Gampong Lambhuk menjadi lokasi yang dipilih.

Hal ini mengingat banyaknya aktivitas perfilman yang dilakukan di gampong tersebut, mulai dari pemain, lokasi syuting, serta menjadi pusat beberapa komunitas film kreatif di Banda Aceh berada di Gampong Lambhuk.

Selain itu, rangkaian kegiatan lainnya turut memeriahkan acara Bertabur Bintang Batch II seperti pemutaran film, lomba mewarnai, pameran foto, gala dinner, diskusi, serta Deklarasi Lambhuk sebagai Gampong Film.

Aceh Bergerak berkolaborasi dengan lebih dari 100 orang perwakilan komunitas serta pemerintah akan melakukan penandatangan bersama untuk menyepakati Gampong Lambhuk kreatif dan menjadi gampong film di Aceh.

“Kami mendorong desa menjadi lokasi produktif sektor kreatif dan menjadi industri budaya yang harus didukung oleh seluruh elemen masyarakat. Hal ini untuk kemajuan desa sebagai lokasi kunci dan lokomotif pembangunan ekonomi kerakyatan,” ungkap Eva Hazmaini, Ketua Aceh Bergerak.

Sebagai informasi, Bertabur Bintang merupakan kegiatan rutin Aceh Bergerak yang dilaksakan setiap satu tahun sekali. Tujuannya menyediakan ruang publik seperti lokasi pemutaran film sebagai salah satu objek wisata masyarakat urban.[](ril)