SUBULUSSALAM- Pemerintah Kota Subulussalam Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) mengumumkan 149 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Khusus Guru 2023 dinyatakan lulus seleksi hasil akhir.

Dari jumlah tersebut, 100 persen peserta lulusan PPPK Guru 2023 merupakan putra daerah asli Kota Subulussalam, dan ini menjadi kado terindah dari Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian kepada masyarakat di Bumi Sada Kata di pengujung akhir tahun 2023 ini, khususnya tenaga pengajar yang telah dinayatakan lulus dan diterima menjadi PPPK Guru di lingkungan Pemko Subulussalam.

“Selamat kepada PPPK Guru yang sudah lulus. Semoga menjadi kado yang terindah di akhir tahun 2023 ini,” kata Wali Kota Subulussalam, Affan Alfian, Jumat, 22 Desember 2023.

Menurutnya, bagi peserta yang baru saja dinyatakan lulus dan diterima menjadi PPPK Guru tentunya harus banyak-banyak syukur kepada Allah SWT atas nikmat yang telah diberikan menjadi PPPK Guru setelah menanti sekian lama untuk menjadi abdi negara.

Affan Alfian menegaskan hasil seleksi PPPK Guru 2023 di Kota Subulussalam berlangsung secara terbuka yang dilaksanakan dan diawasi oleh BKN tanpa intervensi dari pihak mana pun. Kelulusan peserta dalam seleksi PPPK ini murni atas kemampuan yang mereka miliki.

“Bagi yang lulus, harus bersyukur, ini merupakan nikmat yang luara biasa di tahun ini, semoga ke depan tetap menjadi PPPK yang bisa membangun daerah sesuai disiplin ilmunya,” ucap Affan Alfian.

Ia juga menyampaikan motivasi kepada peserta yang belum lulus agar jangan berkecil hati, Pemerintah Kota Subulussalam akan terus membuka kesempatan bagi anak-anak generi untuk menjadi PNS atau PPPK, tidak hanya formasi guru, tapi juga formasi teknis dan kesehatan.

Sementara Kepala BKPSDM Rano Saraan mengatakan jumlah pelamar PPPK Guru di Kota Subulussalam mencapai 390 peserta untuk memperebutkan 160 formasi. Dari jumlah tersebut 149 dinyatakan lulus, dan ada 11 jabatan yang tidak terisi.

“149 lulus dari 160 artinya ada 11 peluang jabatan yang tidak terisi seperti jabatan guru PPKN 5 kosong dan jabatan untuk guru Seni Budaya 6 kosong,” kata Rano Saraan.[]