Senin, Juli 15, 2024

Peringati Hari Bhakti Adhyaksa...

BLANGKEJEREN - Kejaksaan Negeri Kabupaten Gayo Lues kembali menggelar bakti sosial (Baksos) dan...

Kapolres Aceh Utara AKBP...

LHOKSUKON - AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., kini resmi mengemban jabatan Kapolres...

Temuan BPK Tahun 2023...

BLANGKEJERN - Badan Pemeriksa Keungan (BPK) Perwakilan Aceh menemukan kelebihan pembayaran pada anggaran...

Pj Bupati Aceh Utara...

ACEH UTARA - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menerbitkan surat keputusan (SK) tentang...
BerandaLantik Haizir Sulaiman...

Lantik Haizir Sulaiman Dirut Bank Aceh Syariah, Ini Kata Plt. Gubernur

BANDA ACEH – Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah, selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP) PT Bank Aceh Syariah, melantik Haizir Sulaiman, S.H., M.H., sebagai Direktur Utama PT Bank Aceh Syariah periode 2018-2022, di Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh, Senin, 8 Oktober 2018.

Haizir Sulaiman dilantik setelah dinyatakan lulus uji kelayakan dan kepatutan yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 8 Agustus 2018 lalu, berdasarkan surat Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor: KEP-141/D.03/2018 tanggal 6 Agustus 2018.

Nova Iriansyah mengatakan, penetapan Dirut PT Bank Aceh Syariah itu diatur dengan mekanisme AD/ART serta mengacu Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, dengan tetap mempertimbangkan berbagai hal sebagaimana ketentuan berlaku. Sehingga penetapan Haizir Sulaiman sebagai dirut bank itu berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 28 Februari 2018.

Nova menyebutkan, hal tersebut telah mendapatkan persetujuan OJK. Menurut dia, untuk mendapatkan posisi Dirut PT Bank Aceh Syariah bukanlah pekerjaan mudah. Para pemegang saham harus melakukan evaluasi dan kajian secara spesifik dan mendetail, yang dilakukan secara komprehensif guna mendapatkan figur andal dengan kapabilitas dan talenta mumpuni.

“Dari beberapa kandidat sebagai Dirut PT Bank Aceh Syariah yang diusulkan oleh Komite Nominasi/Remunerasi, itu semuanya telah memenuhi syarat dengan kompetensi yang memadai. Dan melalui proses seleksi yang lebih terukur maka kami yakin dan percaya hanya orang dengan dedikasi tinggi, semangat juang dan pekerja keras yang mampu memimpin bank kebanggaan rakyat Aceh ini,” kata Nova dalam sambutannya saat pelantikan tersebut.

Oleh karena itu, lanjut Nova, pihaknya berharap kepada Dirut PT Bank Aceh Syariah yang dilantik, benar-benar mendedikasikan tenaga, pikiran dan seluruh kemampuannya untuk kemajuan bank tersebut. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa Bank Aceh sudah mempunyai prestasi yang sangat baik selama berlangsungnya kegiatan bank itu. Dengan prestasi itu harus menjadi acuan dalam memajukan bank yang lebih signifikan lagi untuk ke depan, agar keberadaan Bank Aceh Syariah terasa manfaatnya dan secara terukur mencetak banyak pengusaha dan saudagar khususnya putra Aceh.

Dalam perjalanan Bank Aceh beberapa waktu belakangan ini, kata Nova, pihaknya mengakui kemajuan demi kemajuan berhasil dicapai, dan pertumbuhan menjunjukkan tren positif. Misalnya, pada akhir September 2018 total aset Bank Aceh mencapai Rp24,7 triliun, dengan penghimpunan dana pihak ketiga sebesar Rp21,7 triliun, dan penyaluran aktiva produktif dalam bentuk pembiayaan Rp13 triliun dengan penyertaan modal Rp1,04 triliun.

“Perolehan laba juga sangat menggembirakan yaitu mencapai Rp422 miliar, demikian pula rasio kecukupan modal atau Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) mencapai 18,66 persen, jauh melampaui batas yang disyaratkan oleh regulator sebesar 8 persen,” ungkap Nova.

Menurut Nova, kondisi ini menunjukkan sinyal semakin kuat dan andalnya kinerja bank milik rakyat Aceh tersebut, yang tentunya berkat dukungan dan kepercayaan dari seluruh nasabah serta stakeholder lainnya.

“Kita juga berterima kasih atas dukungan seluruh pemegang saham yang ada di kabupaten/kota yaitu bupati/wali kota. Untuk itu, diharapkan tren positif ini akan terus bertahan dan dipertahankan dengan baik, serta ditingkatkan secara berkesinambungan sehingga dari tahun ke tahun kita terus melihat perkembangan yang menggembirakan. Dan tentu dengan kontribusi yang lebih optimal kepada masyarakat dan Pemerintah Aceh dari bank yang kita banggakan ini. Tetapi bila ada kekurangan juga harus diperbaiki secara maksimal dalam mengembangkan Bank Aceh Syariah untuk masa yang akan datang,” ujar Nova.[]

Baca juga: