BIREUEN – Ketua Gerakan Bireuen Bekerja yang juga calon Bupati Bireuen, Husaini M Amin, mengerahkan “Laskar Tgk Batee” untuk membantu proses evakuasi dan pertolongan terhadap korban bencana gempa di Kabupaten Bireuen.
Kabupaten berjuluk Kota Juang ini memang berbatasan langsung dengan Kabupaten Pidie Jaya yang menjadi pusat gempa. Akibatnya, Bireuen ikut merasakan dampak langsung dari gempa berkekuatan 6,4 SR, yang terjadi pukul 05.03 WIB tadi.
Data sementara, korban meninggal di Bireuen berjumlah dua orang dan luka-luka sebanyak 77 orang. Jumlah korban ini sebagian besar merupakan santri Dayah Al-Aziziyah Mudi Mesra, Samalanga. Selain itu sebanyak 30 unit rumah/bangunan dilaporkan rusak berat.
“Laskar kita saat ini sedang berada di Mudi Mesra, membantu apa yang bisa, termasuk mengatur lalulintas dan lalulalang masyarakat di kawasan tersebut,” kata Husaini yang akrab disapa Tengku Batee ini, Rabu, 7 Desember 2016.
Dayah Mudi Mesra sangat ramai didatangi masyarakat yang ingin mengetahui nasib anak-anak dan keluarga mereka.
“Kerusakan bangunannya cukup parah, sebagian bangunan di sini ada yang roboh, kubah masjid juga ikut jatuh. Karena itu mungkin banyak korban luka karena gempa terjadi bertepatan dengan waktu salat Subuh,” ujar mantan Panglima GAM Wilayah Batee Iliek ini.[]

