SUBULUSSALAM – Pemerintah Kota Subulussalam me-launching Bantuan Sosial Beras (BSB) untuk Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH) se-Kota Subulusalam dilangsungkan di Aula Kantor Camat Simpang Kiri, Rabu, 23 September 2020.
Launching penyerahan bantuan beras kualitas medium itu ditandai dengan penyerahan secara simbolis oleh Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang kepada sejumlah KPM disaksikan Dandim Letkol Inf Winas Kurniawan, Kajari Mhd Alinafiah Saragih dan Wakil Wali Kota Subulussalam, Salmaza serta Plt Kepala Dinas Sosial Syahpudin dan Kepala Bulog Subulusalam, Jhon Parningotan Hasibuan.
Walkot Bintang bilang jumlah penerima BSB untuk KPM PKH sebanyak 4.133 orang tersebar di 82 kampung di lima kecamatan dalam wilayah Kota Subulussalam. Mereka mendapat tambahan bantuan beras 15 kilogram per bulan terhitung sejak Agustus, September dan Oktober.
“Selama ini, bagi KPM PKH ada bantuan dana yang diterima, bantuan sembako yang diterima. Namun karena ada pandemi Covid-19, maka penerima KPM PKH ada tambahan beras 15 kilogram per bulan terhitung dari Agustus, September dan Oktober,” kata Bintang didampingi Plt Kadinsos Syahpudin.

Namun karena saat ini sudah memasuki bulan September, maka penyaluran dilakukan dua bulan sekaligus.
Kepala Bulog Subulussalam, Jhon Parningotan Hasibuan menyebutkan untuk periode Agustus dan September sebanyak 30 ton lebih beras kualitas medium dikucurkan kepada penerima KPM PKH sebanyak 4.133 di Kota Subulussalam.
“Hari ini Dinas Sosial bersama Bulog telah menggelontorkan 30 ton lebih beras untuk Kota Subulussalam, untuk alokasi Agustus September,” ucap Jhon.
Selain itu, kegiatan hari ini juga dirangkai launching Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT) program pemerintah pusat terkait dampak Pandemi Covid-19 yang sedang melanda Indonesia. Kota Subulussalam mendapat kuota 1.028 penerima manfaat program perluasan BNPT.
“Bantuan senilai Rp200.000 per bulan itu diambil melalui BRILink di e-warung sebagai agen resmi yang telah ditentukan,” ungkap Plt Kadinsos Syahpudin.(Rilis Humas dan Protokol Setdako Subulussalam)




