LHOKSEUMAWE – Leader komunitas hip-hop Lhokseumawe North Aceh (LNA) mengidolakan sosok pahlawan nasional asal Aceh, Teuku Umar. Baginya, taktik yang digunakan Teuku Umar dalam berjuang mempertahankan Aceh dari serangan Belanda sangat luar biasa, yakni berpura-pura bekerjasama dengan Belanda. Ia melawan Belanda ketika telah berhasil mengumpulkan senjata untuk dibagikan ke pasukan Aceh.
“Teuku Umar merupakan salah satu pahlawan kemerdekaan asal Aceh yang saya kagumi. Peringatan hari pahlawan itu penting, karena bangsa yang besar adalah yang menghargai jasa pahlawannya. Peringatan hari pahlawan juga sebagai salah satu bentuk penghargaan akan jasa pahlawan yang telah berjuang memerdekakan Indonesia,” kata Teuku Rizki Maulana yang kerap disapa Rizki Apon, kepada portalsatu.com, Kamis, 10 November 2016.
Sosok pahlawan masa kini, lanjutnya, adalah orang yang mengerti sejarah Aceh (khususnya) di masa lalu. Bukan sekadar tahu, tapi mempertahankan apa yang telah ada dan diraih bangsa, serta terus berjuang agar menjadi lebih baik lagi.
“Secara pribadi kita dapat melanjutkan perjuangan dengan menjaga nama baik bangsa. Prinsip saya, jika ada pemimpin di negeri ini yang berbuat kesalahan, maka bencilah kepada dia. Jangan pernah benci kepada merah putih. Itu adalah bentuk perjuangan dari saya,” kata Rizki Apon.[]

