BANDA ACEH – Bosan dengan olahan daging merah dan daging putih yang itu-itu saja? Mengapa tidak bereksperimen dengan mencoba olahan daging kelinci.

Dibandingkan daging lainnya, daging kelinci memiliki kadar kolesterol yang rendah. Berdasarkan penelitian, kadar kolesterol dalam daging kelinci hanya berkisar 8 persen, atau 164/mg/100 gram daging. Sementara daging lain bisa berkisar hingga 220-250 mg/100 gram daging.

“Memang sih, olahan daging kelinci belum terlalu 'pasaran' layaknya daging unggas atau daging sapi. Tapi jika sudah mencobanya dijamin bikin ketagihan,” kata Syarifah Aini, peng-hobbies sekaligus peternak kelinci asal Lambaro, Aceh Besar kepada portalsatu.com, Senin, 5 Juni 2017.

Menurut ibu tiga anak ini, selain rendah kolesterol daging kelinci juga tinggi protein. Rasanya juga lebih enak, empuk dan lebih manis. Karena itu kelinci sangat dianjurkan bagi orang yang diet kolesterol namun tetap ingin memenuhi asupan protein hewani.

Mengolah daging kelinci juga sama dengan daging lainnya. Bisa dimasak rendang, digulai atau digoreng. Namun, perlu diperhatikan cara memasaknya.

“Jangan terlalu lama memasaknya. Asal sudah lembut langsung angkat, karena kalau kelamaan dia malah jadi lebih liat bukannya tambah empuk. Ini bedanya dengan ayam,” ujarnya memberi kiat.

“Pengalaman saya selama ini paling enak digoreng dengan bumbu seperti ayam tangkap. Tapi ini nggak perlu kita ungkep dengan api, cukup didiamkan saja dengan bumbu selama satu jam, setelah itu baru digoreng dengan daun pandan, temurui dan cabai hijau,” ujarnya.

Bersama suaminya, Syarifah Aini mulai beternak kelinci sejak 2011 lalu. Diakuinya pasar kelinci khususnya di Banda Aceh dan sekitarnya masih kurang bagus. Sembari itu mereka juga terus melakukan sosialisasi mengenai kelebihan daging kelinci.

Bukan apa-apa, di kalangan masyarakat memang masih banyak yang belum mengetahui kalau daging kelinci halal dikonsumsi. Sebagian besar tidak mau mengonsumsinya karena 'tidak tega' dengan bentuk kelinci yang imut dan menggemaskan.

“Kelinci yang diternak pakannya diperhatikan secara khusus. Bagi yang ingin mencoba kami jual Rp 80 ribu perkilogram, bisa hubungi saya di nomor +62 812-6939-344 untuk pemesanan atau tanya-tanya mengenai kelinci hehehe,” ujar ibu yang juga seorang blogger ini.[]