Minggu, Juni 23, 2024

Jelang Pilkada Subulussalam, Fajri...

SUBULUSSALAM - Komunikasi elit partai politik jelang Pilkada Subulussalam mulai terlihat intens. Terbaru,...

Jemaah Haji Aceh Dipulangkan...

BANDA ACEH – Jemaah Haji Debarkasi Aceh (BTJ) akan dipulangkan dari Arab Saudi...

Kapolsek Baru Bongkar Sabu...

LHOKSEUMAWE - Kapolsek Dewantara Ipda Fadhulillah bersama anggotanya berhasil menangkap pemuda berinisial MM...

Pilkada Subulussalam: Resmi Daftar...

SUBULUSSALAM - Bakal Calon Wali Kota Subulussalam, Fajri Munthe menyerahkan berkas pendaftaran sebagai...
BerandaBerita Aceh UtaraLima Sepmor Curian...

Lima Sepmor Curian Tersangka Kasus Senjata Api Ilegal Diamankan Polisi, Pemilik Diminta Bawa Surat

LHOKSUKON – Satuan Reskrim Polres Aceh Utara mengamankan lima sepeda motor (sepmor) yang diduga hasil curian. Polisi meminta masyarakat yang merasa kehilangan sepmornya dapat mengecek data kendaraan tersebut dengan membawa surat kelengkapan tanda kepemilikan dan mengambilnya secara gratis di Polres Aceh Utara.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Deden Heksaputera, melalui Kasat Reskrim AKP Agus Riwayanto Diputra, saat konferensi pers di Mapolres setempat, Selasa, 13 Juni 2023, mengatakan lima sepmor itu diamankan dari dua tersangka kasus kepemilikan senjata api ilegal berinisial SB (32) dan Hu (44), warga Kecamatan Lapang, Aceh Utara.

Agus menyebut masing-masing sepmor tersebut Kawasaki Ninja, Nomor Rangka: 1H4KRI50J3KP16555, Nomor Mesin: KR150CEP27963, warna merah, tahun 2002; Yamaha Vixion, No Pol: BL 6698 QG, Nomor Rangka: MH3RG1810HK355503, Nomor Mesin: 63E7E-0357979, warna putih biru, tahun 2018; Honda Supra X, Nomor Rangka: MH1KEV418YK033042, Nomor Mesin: KEV4E1033562, warna hitam, tahun 2004.

Selanjutnya, Yamaha Vixion, No Pol: BL 3374 ZP, Nomor Rangka: MH33C10029KI62092, Nomor Mesin: 3C1-162995, warna hitam dan Honda Vario, No Pol: BL 6036 DAE, Nomor Rangka: MH1JFG117BK471000, Nomor Mesin: JFG1E1466746, warna merah, tahun 2012.

“Bagi warga yang merasa kehilangan sepeda motor itu, silakan datang ke Polres Aceh Utara dengan membawa bukti kepemilikan kelengkapannya (surat-surat). Proses pengambilan sepeda motor ini gratis, tidak dipungut biaya,” ujar Agus Riwayanto Diputra.[]

Baca juga: