LHOKSEUMAWE – Salah satu siswi di Kabupaten Aceh Utara, NI, 19 tahun, mengaku telah diperkosa oleh dua orang pria selama 5 tahun. Namun, keluarganya baru mengetahui hal tersebut setelah membujuk NI agar menceritakan keanehan yang terjadi selama ini pada dirinya.

“Awalnya kami tidak tahu kalau anak saya merupakan korban perkosaan, hanya tampak perubahan yang ditunjukkan selama ini. Bahkan ia sering sekali mengurung diri dan tidak mau berinteraksi dengan siapa pun,” kata ibu korban, YR, saat melaporkan kasus yang menimpa anaknya ke Polres Lhokseumawe, Rabu, 10 Agustus 2016.

YR yang sudah tidak tahan dengan perilaku NI kemudian membujuk korban untuk mengatakan hal sebenarnya. YR terkejut ketika mendengar pengakuan NI yang telah menjadi korban pemerkosaan oleh dua orang pria, sejak masih duduk di bangku kelas 6 SD sampai kelas 2 SMA.

Setelah ditelusuri, ternyata para pelaku merupakan tetangganya sendiri yang tinggal di salah satu desa di Aceh Utara dan sudah dewasa.

“Saya sangat terkejut ketika mendengar pengakuannya, ternyata ia telah diperkosa selama 5 tahun. Pelakunya merupakan orang yang kami kenal dan bahkan dirinya diancam potong leher apabila ketahuan sama orang lain termasuk orang tuanya,”  kata YR.

Mendengar pengakuan korban, YR kemudian melaporkan kasus ini kepada kepala desa setempat. Dia juga membuat laporan ke Polres Lhokseumawe, dengan harapan pelakunya bisa mendapatkan sanksi yang setimpal.

Sementara itu, Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman melalui Kasat Reskrim AKP Yasir membenarkan adanya laporan pemerkosaan dari NI di Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Lhokseumawe.

“Nanti berkas-berkas laporan tersebut akan kita pelajari  dan lakukan penyelidikan lanjutan,” kata AKP Yasir.[](bna)