Jumat, Juli 19, 2024

Ini Kata Camat Tanah...

ACEH UTARA - Pemerintah sedang melakukan pendataan bangunan yang rusak akibat diterjang badai...

JPU Tuntut Lima Terdakwa...

BANDA ACEH - Jaksa Penuntut Umum menuntut empat terdakwa perkara dugaan korupsi pada...

Abu Razak Temui Kapolda,...

BANDA ACEH – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh H. Kamaruddin...

Diterjang Badai, Lapak Pedagang...

ACEH UTARA - Banyak lapak pedagang dan warung di sepanjang jalan Simpang Rangkaya,...
BerandaBerita Gayo LuesLKPJ Bupati 2020:...

LKPJ Bupati 2020: Realisasi Anggaran Melampaui Target

BLANGKEJEREN – Dewan Perwakilan Rakat Kabupaten (DPRK) Gayo Lues menggelar rapat paripurna tentang penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Gayo Lues Tahun Anggaran 2020, di gedung dewan setempat, Senin, 26 April 2021,

Ketua DPRK Gayo Lues, H. Ali Husin, mengatakan Bupati harus menjabarkan capaian kinerja apa saja yang dilakukan pemerintah daerah, dan program kegiatan telah direalisasikan. “Yang disampaikan ke dewan hanya 10 Peraturan Bupati tahun 2020,” katanya.

Bupati Gayo Lues, H. Muhammad Amru, mengatakan penyampaian LKPJ merupakan agenda tahunan. Pemda Gayo Lues telah menyerahkan buku LKPJ 2020 kepada DPRK pada Maret 2021 lalu, dan hari ini dibacakan dalam rapat paripurna.

Bupati Amru menjelaskan Belanja Daerah Pemerintah Kabupaten Gayo Lues tahun 2020 dianggarkan Rp910.107.790.360, dan terealisasi Rp920.676.953.729 atau mencapai 101,16 persen. Rinciannya, belanja tidak langsung ditargetkan Rp490.434.308.271, terealisasi Rp477.653.558.996 atau 97,39 persen, dan belanja langsung ditargetkan Rp491.313.764.277, terealisasi Rp444.277.347.802 atau 90,43 persen.

Pendapatan Daerah, kata Bupati, terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Perimbangan, dan Lain-Lain Pendapatan Daerah yang Sah. Pada tahun 2020, PAD Gayo Lues direncanakan Rp40.831.777.911, terealisasi Rp58.403.310.210 atau mencapai 143,03 persen.

“Hal ini disebabkan ada sumber-sumber PAD yang realisasinya melampaui target dari yang direncanakan. Yakni, PAD yang bersumber dari pendapatan pajak daerah mencapai 138,13 persen; pendapatan zakat, infak dan sedekah 128,73 persen; dan Lain-Lain PAD yang Sah mencapai 155,3 persen,” jelasnya.

Selain itu, Bupati mengaku pengentasan kemiskinan terus digalakkan. Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) angka kemiskinan di Kabupaten Gayo Lues mencapai 18,42 persen dan pengangguran 2,01 persen. []

Baca juga: