LHOKSUKON – Asriadi, 25 tahun, warga Gampong Meunasah Panton, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, babak belur diamuk massa karena melakukan tindak pencurian, Senin, 12 Juni 2017 dini hari. Ia mencuri di rumah Zulfan Rinaldi, 30 tahun, warga Gampong Meunasah Dayah, Kecamatan Lhoksukon. Bahkan saat aksinya dipergoki, pelaku sempat melukai Zulfan dengan pisau lipat di bagian lengan dan paha.
Informasi yang diperoleh portalsatu.com, Zulfan mendengar adiknya berteriak dari dalam kamar, saat dicek, ternyata ada pelaku yang sedang mencoba maling di dalam kamar tersebut.
Karena ketahuan, pelaku melukai lengan dan paha korban dengan pisau lipat, setelah itu pelaku kabur. Puluhan warga yang mendengar teriakan korban berdatangan ke lokasi dan mencari keberadaan pelaku.
Selang dua jam kemudian, salah satu tetangga korban, Bidan Hj. Rohani melihat plafon rumahnya rusak. Ia juga melihat ada pria asing yang bersembunyi di bawah tempat tidurnya.
“Setelah Bidan Rohani mengabari warga, pelaku langsung diamuk massa setelah dikeluarkan dari dalam kamar tersebut. Warga marah karena pelaku melukai korban, ditambah lagi sudah dua jam mencari keberadaan pelaku. Setelah babak belur, pelaku diserahkan ke pihak berwajib,” ujar Fauza, warga Lhoksukon.
Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata, melalui Kapolsek Lhoksukon Iptu Hendra Gunawan Tanjung, secara terpisah membenarkan kejadian tersebut. Saat ini kasus itu ditangani Satuan Reskrim Polres Aceh Utara.
“Pelaku dan barang bukti sebuah hp Nokia yang dicurinya dan sebuah pisau lipat yang digunakan melukai korban, telah diamankan di satreskrim guna proses pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas Iptu Hendra.[]



