LHOKSUKON –  Hendri Irawan, 26 tahun, mahasiswa asal Gampong Cibrek, Kecamatan  Tanah Luas, Aceh Utara, diculik tiga pria yang menggunakan mobil  Avanza hitam dengan nopol BL 1022 CQ, Minggu, 11 Juni 2017 sekitar pukul 21.00 WIB. Ia diculik di kawasan Gampong Rayeuk Menye, kecamatan setempat.

 Selang beberapa jam paska diculik, korban berhasil bebas. Sementara tiga pelaku kabur dan dalam pengejaran petugas. Pelaku meninggalkan mobil dalam kondisi kosong di kawasan Gampong Pie, Kecamatan Tanah Pasir, Aceh Utara.

“Saat menerima laporan adanya penculikan, kita melakukan penyelidikan. Dari keterangan sejumlah saksi, diketahui para pelaku menggunakan mobil Avanza warna hitam,” ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata, melalui Kapolsek Tanah Luas Ipda Yussyah Riandi, saat dihubungi portalsatu.com, Senin, 12 Juni 2017.

 Sekitar pukul 23.00 WIB, berdasarkan informasi yang diterima, kendaraan yang digunakan pelaku melintasi Gampong Teupin Gapeuh. Lalu tim gabungan Polsek Tanah Luas, Brimob dan Intel melakukan pengejarah ke kawasan tersebut.

“Sekitar pukul 00.00 WIB, mobil Avanza dengan nopol BL 1022 CQ yang digunakan pelaku ditinggalkan dalam kondisi kosong di kawasan Gampong Pie, Kecamatan Tanah Pasir, Aceh Utara. Sementara pelaku yang diperkirakan berjumlah tiga orang, kabur ke arah semak-semak sambil membawa serta korban,” terangnya.

 Dilanjutkan, tim gabungan dibantu warga melakukan penyisiran di sekitar lokasi. Sekitar pukul 03.00 WIB, korban ditemukan dalam kondisi sehat berjarak sekitar 500 meter dari lokasi mobil ditinggalkan.

 Korban langsung dibawa ke Polsek untuk dimintai keterangan. Dalam kejadian itu, barang bukti satu mobil Avanza diamankan. Selain itu turut diamankan barang bukti lainnya, handphone korban, sebuah gunting dan topi hitam. Saat ini para pelaku masih diburu.

“Kasus ini masih dalam penyelidikan, jadi kita belum tahu apa motif di balik penculikan itu. Apakah terkait utang piutang atau lainnya. Pelaku masih kita buru,” pungkas Ipda Yussyah Riandi. []