SIGLI — Bahtiar Abdullah alias Madon terpilih  sebagai Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Pidie, Minggu, 24 Desember 2017. Dia terpilih secara aklamasi sebagai ketua dalam pemilihan yang berlangsung di Aula KPA Pidie, di Sigli tersebut.

Ketua Panitia Pemilihan, Muhammad Daud Ahmad alias Tambi mengatakan, dari 24 sagoe yang ada di Pidie, terbagi ke dalam tiga daerah, yakni Daerah I, Daerah II, dan Daerah III. Menurutnya dari tiga daerah berhak mengusulkan calon Ketua KPA. Hak diberikan itu sebagai proses keadilan dalam demokrasi. 

“Ketiga daerah yang diberikan hak mengajukan calon, semuanya mengajukan nama Bakhtiar Abdullah,” kata Tambi setelah proses pemilihan.

Tiga orang perwakilan dari masing-masing Sagoe diberi waktu untuk  mengusulkan calon ketua.  Namun hingga batas akhir penyerahan calon, semua perwakilan sepakat mengusulkan Madon.

“Karena hanya satu nama yang diajukan, setelah proses sidang akhrinya ditetapkan secara aklamasi Madon sebagai Ketua KPA Wilayah Pidie menggantikan Tgk Muhammad AR yang sudah habis masa jabatannya,” kata Tambi.

Selain dihadiri oleh perwakilan sagoe di tiga daerah, turut hadir pula Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Aceh (PA) Pidie, Teungku H Sarjani Abdullah, Teungku Harun Ibrahim yang saat ini menjabat anggota DPRA, perwakilan eks-Tripoly Libya, Usman Tambo Cs, dan jajaran petinggi PA Pidie, serta pemuka agama setempat.

Madon usai terpilih menyebutkan akan melakukan rekonsiliasi mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di sagoe-sagoe. “Sehingga organisasi ini pun bisa kembali solid dalam memperjuangkan hak-hak rakyat seperti yang termaktub dalam MoU Helsinki dan UU- PA,” kata Madon.[]