LHOKSEUMAWE – Ratusan mahasiswa bersama dosen Akademi Kesehatan (Akkes) Aceh Utara berunjuk rasa di Kampus Buket Rata, Lhokseumawe, Senin, 17 April 2017. Mereka menolak kebijakan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara yang ingin menjadikan kampus tersebut sebagai UPTD di bawah Dinas Kesehatan. Mereka menilai opsi tersebut sama saja mematikan kampus milik pemerintah setempat.
Para pengunjuk rasa didominasi mahasiswi tersebut juga mengancam akan terus melakukan aksinya sampai Pemkab Aceh Utara meninjau ulang opsi menjadikan Akkes sebagai UPTD yang diserahkan ke Kemendagri. Mereka menilai rencana menjadikan UPTD sama saja menutup aktivitas belajar mengajar di kampus keperawatan dan kebidanan tersebut.
Ini unjuk rasa kesekian kali yang kita laksanakan sebagai bentuk protes terhadap kebijakan Pemkab yang akan menjadikan kampus ini jadi tempat pelatihan. Padahal dalam surat Kemendagri yang ditujukan ke bupati, ada dua opsi lain yang bisa dipilih, yaitu diserahkan ke Kemenkes atau ke Kemenristek Dikti, ujar Said Muhammad, Ketua BEM Akkes Aceh Utara kepada portalsatu.com.
Unjuk rasa berlangsung di halaman tengah kampus itu sejak pukul 09.00 sampai pukul 11.00 WIB. Beberapa mahasiswa bergantian berorasi di panggung, sementara yang lainnya meneriakkan yel-yel menolak UPTD.
Perwakilan pengunjuk rasa juga melakukan pertemuan dengan Komisi E DPRK Aceh Utara dan para dosen di Aula Akkes. Mereka sepakat menolak lembaga pendidikan tersebut dikelola Dinkes setempat, dan mendesak Pemkab Aceh Utara memilih opsi menyerahkan kampus itu ke Unimal.[]

