ACEH UTARA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) Kelompok 89 Universitas Malikussaleh (Unimal) mengadakan workshop pemanfaatan batang pisang diolah menjadi keripik di meunasah Desa Blang Peuria, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, Rabu, 29 Januari 2025.

Kegiatan bertajuk ‘Olahan Batang Pisang Menjadi Keripik Lezat & Bergizi Siap Penuhi Pasar’ itu bertujuan untuk mendukung program ketahanan pangan dengan pemanfaatan batang pisang menjadi keripik sebagai produk usaha agar meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Blang Peuria.

Ketua Kelompok 89, Apri Harahap, mengatakan kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menciptakan peluang usaha baru di bidang kuliner yang dapat berkontribusi pada peningkatan pendapatan masyarakat.

“Kami ingin masyarakat Desa Blang Peuria dapat melihat bahwa limbah batang pisang dapat diolah menjadi produk yang menarik dan bernilai ekonomi tinggi. Dengan sedikit kreativitas, produk ini bisa menjadi peluang usaha baru yang menjanjikan,” ucap Apri.

Suryani, istri Geuchik Desa Blang Peuria yang hadir dalam kegiatan ini mengapresiasi mahasiswa KKN PPM 89 Unimal atas inisiatifnya. Suryani mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat karena dapat membuat limbah batang pisang menjadi suatu produk makanan.

“Semoga hasil dari pelatihan ini, kami berharap masyarakat dapat lebih produktif mengelola batang pisang menjadi keripik agar bisa menjadi (produk) Bumdes di Desa Blang Peuria,” ujar Suryani.

Sesi pertama workshop dimulai dengan pemaparan materi tentang kandungan dan manfaat batang pisang. Pemateri juga menjelaskan jenis batang pisang yang dapat digunakan, pengolahan batang pisang hingga pemasaran produknya.

Setelah sesi materi, peserta diajak untuk mempraktikan langsung cara mengolah batang pisang menjadi keripik. Pemateri memberikan arahan langkah demi langkah, mulai dari cara pemotongan, cara memarinasi, membentuk adonan hingga teknik penggorengan.[](nsy/ril)