LHOKSEUMAWE – Mahasiswa Akademi Kesehatan (Akkes) Aceh Utara menggelar aksi “Kumpul Koin” di ruas jalan Medan-Banda Aceh, tepatnya di depan kampus Akkes di Buket Rata, Lhokseumawe, Rabu, 26 April 2017 pagi. Rencananya koin tersebut akan diberikan kepada Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib alias Cek Mad sebagai simbol protes rencana pengalihan kampus menjadi UPTD.

“Koin yang terkumpul sebanyak dua kantong plastik, kita pungut dari mahasiswa, masyarakat dan pengguna jalan. Rencananya koin ini akan kita berikan kepada Cek Mad dalam pertemuan tanggal 5 Mei mendatang,” kata Ulul Azmi selaku koordinator aksi kepada portalsatu.com.

Dia mengatakan pengumpulan koin tersebut juga sebagai jawaban dari pernyataan pedas yang dikeluarkan Asisten III Setdakab Aceh Utara, Iskandar Nasri, dalam pertemuan dengan mahasiswa yang berunjukrasa di kantor bupati pada 19 April lalu.

“Waktu itu, Iskandar Nasri mempertanyakan keuntungan atau hak-hak Pemkab Aceh Utara bila kampus diserahkan ke Kemenkes atau ke Unimal. Jadi kami menganggap sikap tersebut sebagai bentuk ketakutan hilang aset dari pejabat jika pilih opsi pertama dan kedua. Makanya koin ini sebagai simbol jawaban dari pernyataan itu,” kata Ulul.

Sementara itu, dalam pertemuan dengan perwakilan mahasiswa Akkes di DPRK pada 19 April lalu, bupati berjanji akan memberikan jawaban atas permintaan pengunjukrasa paling lambat 5 Mei mendatang.

Ketua BEM Akkes Said Muhammad menegaskan mereka akan terus berunjukrasa hingga Pemkab Aceh Utara mengabulkan permintaan mahasiswa, agar tidak menutup kampus kesehatan tersebut.[]