BerandaNewsMaju di Musda KNPI, Ini Program Jaminuddin

Maju di Musda KNPI, Ini Program Jaminuddin

Populer

SUBULUSSALAM – Musyawarah Daerah (Musda) ke-4 DPD II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Subulussalam akan digelar, Jumat, 31 Agustus 2018. 

Para bakal calon ketua mulai menebar gagasan dan program kerja untuk membawa KNPI Kota Subulussalam ke arah yang lebih baik, setelah tiga tahun terakhir kinerja KNPI dinilai tidak efektif memberdayakan OKP dan PK.

Jaminuddin, bakal calon Ketua KNPI Subulussalam, menguraikan aneka programnya seperti penyediaan Kantor KNPI identik sebagai marwah organisasi, yang selama ini Sekretariat KNPI tidak jelas.

“Kemudian program pelatihan leadership secara kontinu, karena setahu saya sejak berdiri Pemko Subulussalam belum pernah dilaksanakan. Sehingga kesulitan mencari pemuda yang memiliki leadership untuk ikut bersanding dan bertanding di legislatif ke depan, maupun lembaga lain,” ungkap Jaminuddin kepada portalsatu.com, Rabu, 29 Agustus 2018.

Jaminuddin juga menyoroti penyakit masyarakat (pekat) seperti peredaran minuman keras dan judi togel, masih marak di Kota Subulussalam, sehingga dibutuhkan peran serta pemuda untuk membasmi pekat tersebut.

“Minuman keras (khamar) masih marak, judi dan togel merupakan program yang harus bekerja sama dengan pihak polres untuk memberantasnya,” kata Jaminuddin.

Selain itu, kata Jaminuddin, tak kalah penting program mengatasi pengangguran secara bertahap. Banyak perusahaan di Kota Subulussalam para pekerjanya dari luar yang belum tentu memiliki KTP Kota Subulussalam. 

Menurut dia, tidak salah ke depan dengan cara KNPI bisa merekomendasikan para pemuda yang memiliki skill untuk bisa bekerja baik di perusahaan, serta lembaga lainnya, tentunya berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Subulussalam.

Jaminuddin menyebutkan, perlunya beker jasama dengan pihak aparat desa, camat, dan Dinas Pemberdayaan Masyakarakat dan Kampung (DPMK) Kota Subulussalam atas sepengetahuan kepala daerah agar dana desa sebagian kecil diprogramkan untuk pemuda di desa.

“Membuat program sesuai dengan rapat para pemuda tersebut.  Bahwa BLK (Balai Latihan Kerja) kita ajak untuk mendidik anak-anak putus sekolah dan pemuda pengangguran untuk mempunyai skill sesuai dengan bakat masing-masing,” pungkas Jaminuddin.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terkait

Berita lainya