LANGSA – Bantuan berupa mesin diesel pompa air Kubota kembali diterima Makodim 0104/Aceh Timur untuk mendukung program swasembada pangan di tiga wilayah di bawah koordinasi Kodim 0104 yaitu Aceh Timur, Langsa dan Aceh Tamiang.
Sebanyak 70 unit mesin pompa air tiba di Makodim setempat pada Senin, 13 Juni 2016 yang diangkut dengan tronton oleh mobil kran.
Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0104 Letnan Satu Inf Meswanto mengatakan, mesin tersebut merupakan bantuan dari Kementerian pertanian yang akan digunakan untuk meningkatkan hasil produksi di bidang pertanian. Khususnya di tiga wilayah di atas.
“Sehingga program ketahanan pangan yang sudah dijalin antara Kementan dengan TNI ini dapat berjalan sesuai rencana dengan hasil maksimal,” ujarnya melalui siaran pers.
Mesin pompa air itu dinilai sangat bermanfaat untuk mengairi sawah sehingga petani bisa terhindar dari kekeringan. Penggunaannya akan di sebar ke seluruh pelosik wilayah kerja Kodim 0104 saat musim tanam. Begitu juga dengan peralatan pendukung lainnya yang sudah diterima dari Kementan.
“Kodim 0104/Atim telah menyebar para Babinsa di setiap desa sebagai pendamping. Oleh karena itu, para Babinsa juga akan membantu petani dalam meningkatkan produksi pangan. Masing-masing Babinsa akan turun ke lapangan untuk mengawasi peralatan bersama petani yang sudah disalurkan oleh Kementan, dan membimbing petani agar mendapat hasil produksi yang maksimal. Babinsa ini terlebih dahulu akan mendapatkan pelatihan untuk mengoperasionalkan alat tani tersebut, sehingga nantinya bisa mengajarkan para petani untuk mengawaki sendiri agar lebih mandiri.”
Meswanto juga menjelaskan, mesin pompa air ini merupakan bantuan lanjutan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian (Kementan) seperti mobil tractor, tractor tangan (hand tractor) dan lain sebagainya yang telah tiba di Makodim Langsa beberapa waktu sebelumnya.
“Semoga bantuan dari pemerintah ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi rakyat Indonesia, sehingga program ketahanan pangan ini dapat berjalan dengan maksimal dan seluruh penduduk Indonesia dapat hidup dengan sejahtera,” ujarnya.[](ihn)



