IDI RAYEK – Syekh Ahmad Taufiq Mahmoud Al Haaj, ulama dari Palestina dijadwalkan menjadi imam salat tarawih di Masjid Agung Darushshalihin, Idi, Kabupaten Aceh Timur, Senin 13 Juni 2016, malam ini.

Kabar itu turut dilontarkan beberapa warga Aceh Timur lewat jejaring media sosial, baik BBM, WA dan FB. Berikut seruannya:

“Pengurus Masjid Agung Darushshalihin Idi Kabupaten Aceh Timur mengajak kaum muslimin dan muslimat untuk dapat bersama-bersama melaksanakan shalat tarawih berjamaah bersama “Syekh Ahmad Taufiq Mahmod Al Haaj dari Palestina” pada hari Senin malam Selasa 13 Juni 2016, mari ikut bersama dan ajak keluarga untuk merasakan sensasi seolah menunaikan shalat di salah satu masjid di palestine#remajamesjid#acehtimur#idirayeuk#depanBNI”.

“Undangan  tersebut sangat banyak kita terima mulai dari tadi pagi via BBM, saya rasa ini kesempatan kita warga Aceh Timur untuk bisa mengikuti langsung dengan ulama dari Palestina,” ujar Hadi, tokoh pemuda Kecamatan Idi Rayek kepada portalsatu.com.

Dia mengaku tidak akan melewatkan moment tersebut. “Insya Allah kalau ada umur panjang saya tidak melewati moment itu,apalagi kita bisa doa bersama untuk saudara kita di Palestina,” katanya.

Sementara itu pengurus masjid tersebut, Zulkhaidir, membenarkan kedatangan tokoh Palestina untuk mengisi salat tarawih di masjid kebanggaan masyarakat Idi itu.

“Seperti yang diketahui, Syekh Ahmad Taufiq Mahmod Al Haaj tiba ke Aceh untuk mengisi rangkaian kegiatan safari Ramadan ke setiap masjid yang ada di Aceh. Beliau juga selama ini dikenal aktif menyuarakan pembebasan Palestina dan Masjid Al Aqsa,” katanya.

 Selaku pengurus Masjid Agung Darushshalihin Idi, ia mengajak umat Islam khususnya di Aceh Timur untuk mengikuti salat tarawih yang akan diimami oleh ulama dari Palestina. Bahkan, usai salat tarawih, tambah Zulkhaidir akan dilanjutkan dengan tausiah agama dipimpin Syech Ahmed Taufiq Mahmoud Al Haaj.
 
“Kita sudah siapkan tempat mulai berbuka puasa hingga selesai acara, bahkan masjid kebanggaan ini mampu menampung lebih 5.000 jamaah,” pungkas  Zulkhaidir yang juga Sekdis Syariat Islam Kabupaten Aceh Timur itu.[]