LHOKSUKON – Asriadi alias Bage, 22 tahun, warga Gampong Meunasah Panton, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, disergap alias dibeureukah oleh masyarakat saat ia sedang mencuri di rumah Sekretaris Desa (Sekdes) Samakurok, kecamatan setempat, Minggu, 6 Maret 2016, sekitar pukul 02.00 WIB. Tersangka sempat dihakimi massa yang sedang emosi, hingga akhirnya diamankan ke Polsek Tanah Jambo Aye.
“Selama ini tersangka mengaku menjalankan aksinya dengan modal sebuah pahat tangan. Semalam pukul 00.30 WIB tersangka menyantroni rumah Syambudiman, 51 tahun, salah seorang warga. Tersangka masuk ke dalam rumah itu setelah mencongkel jendela samping. Di ruang tamu, dia mengambil sebuah handphone, sebungkus rokok dan mancis,” kata Kapolres Aceh Utara AKBP Achmadi melalui Kapolsek Tanah Jambo Aye AKP Teguh Yano Budi kepada portalsatu.com, Senin, 7 Maret 2016.
Kemudian, lanjut Kapolsek Teguh, tersangka kembali mencongkel jendela bagian depan rumah Syahrumadan, 35 tahun, PNS, dengan jarak 200 meter dari rumah sebelumnya. Namun, pelaku gagal masuk karena di jendela terpasang terali besi.
Tidak menyerah sampai di situ, tersangka beralih ke rumah Sekdes Samakurok, Ibrahim, 37 tahun, yang merupakan tetangga Syahrumadan. Di situ, kata Kapolsek Teguh, tersangka berhasil mencongkel jendela, namun aksinya dipergoki masyarakat yang memang telah mengintai maling tersebut.
“Saat ini tersangka sudah diamankan di polsek guna proses pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Teguh.
Sementara itu Sekdes Samakurok, Ibrahim menyebutkan, selama ini warga sudah resah lantaran sejumlah rumah telah dibobol maling. Itu sebabnya, kata dia, warga membentuk kelompok untuk melakukan pengintaian dan akhirnya berhasil membekuk pelaku.
“Saat dibawa ke mushalla (meunasah gampong Itu), beberapa warga yang emosi sempat memukuli pelaku, tapi tidak sampai babak belur. Akhirnya pihak kepolisian datang dan mengamankan pelaku,” jelas Ibrahim.[]



