Minggu, Juli 14, 2024

Tanggapan Ketua DPRK Aceh...

ACEH UTARA - Mendagri Tito Karnavian memperpanjang masa jabatan Pj. Bupati Aceh Utara...

Selamat! 2 Siswa Kota...

SUBULUSSALAM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Balai Pengembangan Talenta...

Besok, Mahyuzar akan Terima...

ACEH UTARA - Dr. Mahyuzar, M.Si., akan menerima Surat Keputusan (SK) Mendagri tentang...

Jabatan Pj Bupati Aceh...

ACEH UTARA - Masa jabatan Penjabat Bupati Aceh Utara, Dr. Mahyuzar, genap satu...
BerandaNewsManajer PT Damar...

Manajer PT Damar Siput Bantah Tidak Gaji Karyawan Selama Empat Bulan

IDI RAYEK – Manajer PT. Damar Siput (berita sebelumnya tertulis Damah Siput), Islamuddin, membantah pihak perusahaan tidak membayar gaji karyawan selama empat bulan. Pernyataan ini sekaligus membantah pengaduan beberapa karyawan perusahaan tersebut kepada DPRK Aceh Timur pada, Selasa, 5 Januari 2016 lalu. 

“Apa yang dituntut itu tidak benar. Kami pihak perusahaan tidak ada menunda gaji karyawan selama empat bulan. Namun yang tertunda itu hanya satu bulan, yaitu bulan Desember saja, dan itu sedang kita proses dalam penutupan pembukuan bulan ini,” ujar Islamuddin menjawab portalsatu.com via telepon seluler, Kamis , 7 Januari 2016.

Islamuddin membenarkan pendapatan perusahaan selama ini belum optimal sehingga mempunyai sedikit kendala secara administratif.

“Produksi kita sedikit kendala, secara umum harus kita ketahui produksi sawit dalam beberapa bulan ini sedang trek, dari itulah adm kita agak tersendat, dan ini kita harap seluruh karyawan untuk dimaklumi,” katanya.

Dia mengatakan perusahaan memang tidak menyediakan transportasi untuk karyawan. Pasalnya, kata dia, jarak PT. Damar Siput sangat mudah dijangkau oleh seluruh karyawan.

”Perusahaan kita jaraknya sekitar 5 kilometer dari Kedai Birem Bayeun, jika kita berikan bus untuk transportasi kita takutkan bus itu rusak sendiri tidak ada yang mau tumpangi. Jadi efektifnya karyawan bisa gunakan transportasi pribadi saja,” katanya.

Selain itu, Islamuddin juga membantah pihaknya tidak memberikan jaminan sosial tenaga kerja dan jaminan kesehatan dari perusahaan. Dia mengatakan karyawan telah diberikan jaminan tersebut.

”Tapi yang kita tanggung hanya biaya kecelakaan saja. Misalnya salah satu karyawan tangannya patah, yang patah itu kita tanggung,” katanya.

Sementara terkait isu membangkupanjangkan karyawan PT Damar Siput, Islamuddin mengatakan, ”itu hanya isu di internal karyawan, dan juga itu  sebenarnya usulan salah satu karyawan.” 

Sebelumnya, kata dia, pihak perusahaan telah berdiskusi dengan karyawan. Hal ini disebabkan pendapatan perusahaan PT Damar Siput dalam bulan ini sedang tidak maksimal.

“Maka kita dari perusahan mengizinkan kepada seluruh karyawan untuk cuti dan bekerja di luar. Status mereka tetap karyawan namun tidak kita gaji selama mereka cuti. Ini dapat dipahami karena pendapatan perusahan beberapa bulan ini belum maksimal,” katanya.[](bna)

Baca juga: