SIGLI – Sebanyak 12 Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Universitas Jabal Ghafur (Unigha) melakukan Ekspedisi Arung Jeram (Rafting) sepanjang Krueng (sungai) Meriam Kecamatan Tangse Kabupaten Pidie, Aceh.
Ekspedisi arung jeram Krueng Meriam bertajuk Uji Kelayakan Arung Jeram Krueng Meriam dalam rangka peringatan hari air sedunia tersebut dijadwalkan selama 2 hari, Selasa – Rabu 22 – 23 Maret 2016.
Ketua Panitia Pelaksana, Hamdani, mengatakan, kegiatan Itu bertujuan untuk melakukan penulusuran jalur awal dibukanya wisita Refting di Kabupaten Pidie.
“Ekspedisi ini guna melihat kalayakan sungai Tangse untuk dibukanya ekowisata arus deras, khususnya Arung Jeram,” terangnya, Selasa, 22 Maret 2016.
Dia berharap hasil penelitian pihaknya dapat dimanfaatkan pemerintah untuk membangun daerah di bidang wisita.
Inisiatif tersebut muncul, lanjut Hamdani, setelah dilakukan pengamatan selama ini, banyak warga yang datang ke Krueng Meriam untuk madi dan menikmati keindahan panorama alam.
“Dari antusias warga, kami mencoba melakukan penelitian. Siapa tahu nantinya bisa dimanfaatkan pemerintah sebagai lokasi wisata arung jeram,” imbuhnya.
Dia juga menjelaskan, kegiatan yang mereka gelar kali ini dibantu Pemkab Pidie, Bank Aceh, Faji Pidie dan Muspika Tangse serta dukungan semua rekan-rekan Mapala Pidie.
Sementara Ketua Umum Mapala Jabal Everest Unigha Sigli, Beny Yaco Mafa mengatakan, selain bertujuan untuk mengembangkan potensi wisata di Pidie, Ekspedisi tersebut juga bertujuan mengembangkan kualitas lembaga dan anggota.
“Destinasi wisata yang dilakukan, setidaknya bermanfaat bagi daerah dan masyarakat, meski sedikit,” harap Ketua Mapala.[](tyb)


