Senin, Juni 24, 2024

Dosen UBBG Lulus Seleksi...

BANDA ACEH - Tidak hanya mahasiswa, dosen UBBG juga berprestasi. Adakah Dr. Zahraini,...

34 Tim Futsal Berlaga...

SIGLI – Sebanyak 34 tim se-Aceh berlaga untuk memperebutkan gelar juara Piala Ketua...

All New Honda BeAT...

BANDA ACEH - Sehubungan dengan peluncuran All New Honda BeAT series terbaru oleh...

Kapolri Luncurkan Digitalisasi Perizinan...

JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo meluncurkan sistem online single...
BerandaNewsMapesa Sampaikan Pentingnya...

Mapesa Sampaikan Pentingnya Maping Kawasan Sejarah 

BANDA ACEH – Kepala Bidang Konservasi dan Advokasi Masyarakat Peduli Sejarah Aceh (Mapesa) Muhajir Abdurrahman menyebut pentingnya Pemerintan Kota Banda Aceh, memasukkan kawasan sejarah dalam menyusun tata ruang kota.

Demikian dikatakannya di acara konsultasi publik II terkait Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota Banda Aceh di Aula Lt. IV Gedung Mawardi Nurdin Balai Kota Banda Aceh pada Jum'at 28 September 2018.

“Yang paling penting dilakukan sekarang adalah melakukan pemetaan (maping), sehingga tahu batas-batas kawasan bersejarah mana yang tidak boleh diganggu gugat dengan kawasan yang boleh dibangun,” kata Muhajir di sela-sela acara.

Namun jika mengenang akan Citra Bandar Aceh Darussalam, dalam perjalanan sejarah Bandar Aceh telah sangat tua, lebih tua dari Berlin dan Amsterdam, tapi Bandar Aceh Belum punya identitas Aceh Darussalam.

“Kita bukan lagi berbicara situs sejarah tetapi berbicara tentang kawasan sejarah yang terdiri dari beberapa situs. Kalau itu sudah dilakukan maping maka tidak ada lagi konflik yang merusak situs sejarah dengan dalih pembangunan, atau dengan dalih membangkitkan ekonomi rakyat, dan alasan lainnya,” katanya. []

Baca juga: