BANDA ACEH – Mantan kiper Tim Nasional Indonesia, Markus Haris Maulana atau Markus Horison, menandatangani kontrak sebagai pelatih para penjaga gawang Aceh United. Penandatangan kontrak langsung dilakukan di Sekretariat Aceh United, Banda Aceh, Aceh, Senin, 15 Januari 2018.

“Seluruh pemain dan head coach, asisten pelatih dan pelatih kiper kita kontrak 11 bulan, pada mereka kita targetkan Liga 1,” ungkap Presiden Klub Aceh United FC, Zaini Yusuf.

Kehadiran pemain yang identik dengan kepala plontos ini ke Aceh United tidak lepas dari peran sang pelatih, Simon Pablo Elissetche. Dia mengatakan, sengaja membawa Markus ke Aceh United karena sudah mengenalnya sejak bermain di klub di Liga Timor Leste.

“Saya kenal Markus dari Timor Leste, dia main di tim yang saya latih waktu dua tahun lalu. Ya, semoga dia bisa membantu kerja saya di Aceh United,” kata pelatih asal Chili tersebut.

Sementara itu, Markus mengaku sudah tidak asing dengan Aceh. Pemain yang pernah menggawangi Persiraja Banda Aceh musim 2002–2003 ini, menganggap Bumi Serambi Mekkah sebagai rumah kedua setelah daerah asalnya, Sumatera Utara.

“Kalau di Aceh sudah tidak asing lagi. Bagi saya Aceh itu rumah kedua, karena saya besar di Persiraja, saya punya nama di sini,” ujar Markus.

Berada di salah satu posisi penting bagi klub, pelatih kelahiran 1981 di Pangkalan Brandan ini berencana untuk membangkitkan kembali marwah sepak bola Aceh. “Mudah-mudahan sekarang saya datang bisa membawa Aceh United lolos Liga 1,” harapnya.

“Saya ingin membawa tiga kiper Aceh United bisa masuk Timnas,” tegasnya lagi.[]