BerandaBatamMasjid Syiah Kuala, Ikon Masyarakat Aceh di Kota Batam

Masjid Syiah Kuala, Ikon Masyarakat Aceh di Kota Batam

Populer

Masjid merupakan salah satu tempat ibadah bagi kaum muslim. Selain digunakan sebagai tempat ibadah, masjid juga merupakan pusat kehidupan komunitas muslim.

Kegiatan-kegiatan perayaan hari besar, diskusi, kajian agama, ceramah dan belajar Alquran sering dilaksanakan di masjid. Bahkan dalam sejarah Islam, masjid turut memegang peranan penting dalam aktivitas sosial kemasyarakatan.

Kali ini kita akan bahas tentang salah satu masjid kebanggaan masyarakat Aceh di kota Batam, Masjid Syiah Kuala yang terletak di tengah-tengah pusat Kota Batam. Inilah sejarah singkat berdirinya Masjid Syiah Kuala.

Pada tahun 1998, sebuah bangunan yang berbentuk mushalla dengan nama Mushalla Namirah didirikan. Mushalla ini berada di jantung kota Batam tepatnya di Jodoh kecamatan Batu Ampar.

Berdirinya mushalla ini tidak terlepas oleh perantau asal Aceh di kota Batam.
Seiring waktu berjalan, mushalla ini ramai pengunjung untuk melaksanakan ibadah. Oleh karena itu, mushalla ini diubah namanya menjadi Masjid Namirah yang diresmikan oleh kepala kantor departemen agama, Bapak Drs. H. Abd Razak Zamri pada tanggal 14 Juli tahun 2000.

Lima belas tahun berselang waktu, tepatnya tahun 2015, Masjid ini diubah namanya yang pada saat itu oleh kepala kantor Kementerian Agama bapak Drs.Zulkifli AK. Nama baru yang melekat pada masjid ini diambil dari julukan nama Ulama Aceh yaitu Syiah Kuala. Dari 2015 hingga kini, nama Syiah kuala masih melekat pada nama masjid yang menjadi kebanggaan masyarakat perantau asal Aceh di Kota Batam.

Nanggro Sulaiman, Ketua Persatuan Masyarakat Aceh Kepri, yang juga pengurus Masjid Syiah Kuala, menyampaikan bahwa proses pembangunan masjid tersebut masih berjalan sampai sekarang. Oleh karena itu, Nanggro berharap kepada seluruh elemen masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan berkelanjutan masjid tersebut.

“Kita masih mengharapkan bantuan dari kaum muslimin dan muslimat untuk pembangunan berkelanjutan Masjid Syiah Kuala ini,” kata Nanggro kepada media.

Lanjut Nanggro, dari dulu hingga sekarang masjid Syiah Kuala menjadi kebanggaan Masyarakat Aceh yang ada di Kota Batam, Kepulauan Riau. Hal ini dibuktikan dengan antusias masyarakat Aceh dalam perayaan hari besar Islam seperti Maulid Nabi, 1 Muharram, dan lain sebagainya.

“Masjid Syiah Kuala ini satu-satunya Mesjid Aceh yang berada di tengah-tengah kota Batam Kepulauan Riau,” Nanggro mengakhiri pembicaraan.[]

Penulis: Yanis Alfata

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terkait

Berita lainya