BLANGKEJEREN – Sekitar 200 mahasiswa BEM Universitas Syiah Kuala PSDKU Blangnangka Kabupaten Gayo Lues dan Perkumpulan Mahasiswa Gayo Lues Indonesia menggelar aksi damai di depan Pendopo Bupati, Selasa, 26 Agustus 2025.

Mahasiswa awalnya berkumpul di Lapangan Pancasila, lalu berjalan kaki menuju Balai Musara hingga depan pintu Pendopo Bupati dengan pengawalan anggota polisi.

Setelah berorasi di depan Balai Musara dan Pendopo, beberapa pejabat setempat menjemput mahasiswa agar masuk ke dalam Balai Pendopo. Perwakilan mahasiswa diminta bertemu dengan Bupati di Pendopo agar menyampaikan aspirasinya secara langsung.

Mahasiswa itu disambut hangat oleh Bupati Gayo Lues, Suhaidi, S.Pd., M.Si., Wakil Bupati H. Maliki, Kapolres AKBP Hyrowo S.I.K., dan pejabat daerah setempat.

Salah seorang mahasiswa, Indra Syahputra dari Fakultas Ekonomi angkatan 22 didampingi puluhan mahasiswa lainnya saat bertemu dengan Bupati, Wabup, Kapolres, dan pejabat lainya, Selasa, 26 Agustus 2025, mengatakan kedatangan mereka tidak ditunggangi siapapun dan mutlak atas inisiasi mahasiswa.

“Tuntutan kami ada empat poin. Di antaranya, masalah pendidikan, kesejahteraan, Kesehatan, dan perekonomian,” katanya.

Mahasiswa juga mengaku bahwa Pemda Gayo Lues kurang memperhatikan PSDKU Blangnangka, sehingga jalan ke arah kampus kerap dipenuhi kotoran ternak, kampus bersemak, dan peralatan di kampus sangat minim.

Bupati Suhaidi mengatakan Pemda Gayo Lues sudah lama ingin bersilaturahmi dengan mahasiswa PSDKU Blangnangka, namun baru kali ada kesempatan.

“Kami menampung semua aspirasi adik-adik. Namun perlu kami sampaikan, apa yang adik-adik sampaikan ini akan menjadi perhatian kami ke depan,” katanya sembari menyampaikan bantuan ke PSDKU USK Blangnangka selama ini Rp5 miliar hampir setiap tahun.

Selanjutnya, antara mahasiawa dan Bupati Gayo Lues saling tanya jawab di dalam Pendopo, dan berakhir dengan makan siang bersama.[]