Kamis, Juli 25, 2024

Cari HP di Bawah...

Mencari HP dengan harga terjangkau namun tetap memiliki performa yang handal memang bisa...

Siswa Diduga Keracunan Selepas...

SIGLI - Jumlah siswa yang dirawat akibat dugaan keracunan setelah konsumsi nasi gurih...

Spanduk Dukungan Bustami Maju...

LHOKSEUMAWE - Sejumlah spanduk berisi dukungan kepada Bustami Hamzah untuk mencalonkan diri sebagai...

Yayasan Geutanyoe Rayakan Hari...

LHOKSEUMAWE - Yayasan Geutanyoe merayakan Hari Anak Nasional tahun 2024 bersama 227 anak...
BerandaNewsMasyarakat Aceh Diminta...

Masyarakat Aceh Diminta Antisipasi Ancaman Gelombang Ketiga Covid-19

BANDA ACEH – Sekda Aceh Taqwallah mengingatkan masyarakat Aceh untuk mewaspadai serta mengantisipasi ancaman gelombang ketiga Covid-19 yang berpotensi terjadi di Indonesia, termasuk Aceh.

Hal itu disampaikan Taqwallah di Meuligoe Gubernur Aceh saat memberi arahan kepada ratusan peserta zikir pagi secara virtual, Kamis, 18 November 2021.

Taqwallah menyebut saat ini beberapa negara bahkan telah mengalami lonjakan kasus positif Covid-19 yang diyakini sebagai gelombang ketiga Covid-19, seperti Jerman, Belanda, dan Singapura.

Untuk itu Taqwallah mengingatkan masyarakat Aceh yang belum melakukan vaksinasi agar segera melakukannya sebagai upaya membentuk kekebalan tubuh. “Jikapun kemudian kita terpapar juga, semoga tidak bergejala berat, tidak sampai harus dirawat di ruang Pinere,” kata Taqwallah.

Zikir dan doa bersama yang dilakukan Kamis pagi itu merupakan agenda rutin Pemerintah Aceh. Zikir dipimpin dari Gedung Sekretariat Daerah Aceh dan diikuti secara virtual oleh para Aparatur Sipil Negara di Setda Aceh dan Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA).

Para siswa dan guru SMA, SMK dan SLB di seluruh Aceh mengikuti zikir dan doa bersama secara daring dari sekolah dan kantor masing-masing untuk memohon kepada Allah SWT agar dijauhkan dari wabah Covid-19.

Sementara itu, vaksinasi massal tahap kedua yang digelar Pemerintah Aceh di gedung Banda Aceh Convention Hal telah mencapai 108 hari. Selama pelaksanaan ditambah sepekan vaksinasi massal tahap pertama, sebanyak 86.745 orang dilaporkan telah disuntik vaksin Covid-19.

“Alhamdulillah antusiasme masyarakat sangat tinggi. Mereka terus berdatangan untuk mendaftarkan diri agar mendapatkan kesempatan suntik vaksin Covid-19,” kata Ketua Bidang Komunikasi Publik Satgas Covid-19 Aceh, Muhammad Iswanto, Kamis (18/11).

Semangat masyarakat, kata Iswanto, menjadi bukti bahwa semua orang ingin agar pandemi ini segera berakhir.

Iswanto mengatakan pada Kamis hari ini, sebanyak 231 orang yang disuntik vaksin Covid-19. Ia merinci, sebanyak 85 dari 231 orang merupakan mereka yang disuntik dosis pertama. Sementara 144 lainnya mereka yang disuntik dosis kedua. Sisanya yaitu 2 orang adalah tenaga kesehatan yang disuntik bosster.

Selain pentingnya mengikuti vaksinasi, masyarakat juga harus selalu disiplin Memakai masker dan Menjaga jarak, sering Mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer, Menghindari kerumunan, dan Mengurangi mobilitas atau bepergian, kecuali untuk keperluan sangat mendesak. Tujuan menerapkan protokol kesehatan secara maksimal dengan cara membiasakan 5M itu dalam kehidupan sehari-hari untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.[](Irm)

Baca juga: