LHOKSEUMAWE – Ketua DPR Aceh, Tgk Muharuddin mengatakan peringatan Maulid Nabi merupakan momentum bagi umat Islam untuk melakukan introspeksi dan refleksi sejauh mana telah mengikuti teladan yang diberikan rasulullah.
Hal ini disampaikan Tgk Muharuddin saat menghadiri peringatan maulid akbar Dewan Pengurus KPA/PA di kompleks Islamic Center Kota Lhokseumawe, Minggu (18/3/2018).
“Momen maulid ini sebenarnya lebih utama adalah momen perekat tali silaturahim. Jadi peringatan Maulid Nabi hari ini harus menjadi bahan refleksi bagi kita semua agar kembali menghadirkan `Nur Muhammad` yang dapat mencerdaskan dan menguatkan umat,” ujar Ketua DPR Aceh, Tgk Muharuddin.
Dalam sambutannya, Tgk Muharuddin mengatakan,peringatan Maulid kali ini sejatinya bisa mengukuhkan kesadaran umat Islam untuk meneruskan perjuangan dengan menyebarkan dakwah yang mengajarkan keimanan serta menjunjung tinggi nilai kemanusiaan sebagaimana yang diajarkan oleh rasulullah. Ia berharap, masyarakat Aceh juga harus menjaga identitas keacehannya yang kental dengan budaya islami agar betul-betul menjadi rahmatan lil'alamin.
Menurutnya, semasa hidupnya Rasulullah tidak pernah mengedepankan kekerasan dalam menghadapi segala permasalahan.
“Jadi bisa dikatakan meski banyak permasalahan, namun rasulullah lebih menekankan kepada aspek perdamaian, persaudaraan, toleransi, persamaan, dan keadilan. Jadi melalui maulid ini mari jadikan momentum perekat tali persaudaraan tanpa membedakan golongan manapun,” ujarnya.[] (rel)


