ACEH UTARA — Warga Gampong Leubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang mengapung di aliran Sungai Arakundo, Selasa, 21 April 2026, sekitar pukul 08.45 WIB.

Korban diketahui bernama Mirza Fahreza (27), warga Gampong Lintang, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Trie Aprianto, melalui Kapolsek Langkahan, Iptu Edy, dalam keterangannya, mengatakan penemuan mayat itu bermula dari dua orang saksi yang saat itu sedang menyeberangi sungai untuk mengantar pekerja ke kebun sebuah perusahaan di Gampong Rantau Panjang, Kecamatan Simpang Jernih, dan Gampong Pante Labu, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur.

“Saat berada di lokasi penyeberangan, saksi melihat tubuh korban mengapung di aliran sungai. Tanpa menunggu lama, kedua saksi berinisiatif mengevakuasi jasad korban dengan cara menggunakan tali yang diikatkan ke sampan dan korban ditarik ke tepi sungai, tepatnya di bawah bekas jembatan apung di Dusun Tanah Merah, Gampong Desa Leubok Pusaka, Kecamatan Langkahan. Setelah itu, kejadian tersebut dilaporkan kepada perangkat gampong setempat,” kata Edy, Selasa.

Menurut Edy, berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban sebelumnya pergi dari rumahnya pada 18 April 2026 sekitar pukul 08.00 WIB, untuk memancing di wilayah Desa Linge, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah. Diduga korban memancing menggunakan sampan dan kemudian terbawa arus sungai hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di wilayah Aceh Utara.

Edy menyebut pihak desa kemudian berkoordinasi dengan Polsek Langkahan untuk penanganan lebih lanjut. Selanjutnya, jasad korban dievakuasi ke Puskesmas Langkahan guna dilakukan visum et repertum serta identifikasi oleh personel Satuan Reskrim Polres Aceh Utara.

“Hasil olah tempat kejadian perkara oleh Tim Inafis bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau seperti luka akibat benda tumpul pada tubuh korban. Namun, hasil visum masih dalam proses pemeriksaan oleh tim medis,” ungkap Edy.

Edy mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama saat kondisi arus deras.[]