Oleh: Alwi Shahab
Di halaman luar terdapat sebuah sepeda yang digunakan P Ramlee sehari-hari saat remaja. Juga, sebuah sampan tempat ia berekreasi di sungai yang terletak di bagian kediamannya.
Di sinilah putra keturunan Aceh ini hidup sehari-hari sampai nasib mengangkatnya menjadi seorang aktor besar ketika dalam usia 19 tahun, ia bergabung dengan perusahaan film Shaw Brothers di Singapura. Film pertamanya pada 1948 berjudul, Cinta, bersama Kasma Booty dan Maria Manado. Meski meninggal dalam usia muda, dia telah menciptakan 300 lagu dan memproduksi 22 film.
Sebagai idola banyak remaja, seniman film dan kini sinetron P Ramlee tampaknya kurang beruntung dalam membina rumah tangga. Dia telah tiga kali menikah dan semuanya dengan janda.

Dari istri pertamanya, Juraidah, dia mendapatkan putra, Nasser. Dia juga mempunyai dua anak angkat. Pada 1956, dia membuat film berjudul, Sadzali, nama anak angkatnya itu.
Dalam film ini, dia menyanyikan lagu berjudul “Anakku Sadzali” yang hingga kini masih sering diperdengarkan. Setelah bercerai dengan Juraidah, anak aktor film Malaysia Daeng Harris, dia kemudian mengawini Noridan, istri Sultan Perak. Istri yang mendampinginya saat ia mengembuskan napas terakhir adalah Saloma.[]

