Selasa, Juli 23, 2024

Dinkes Gayo Lues Keluhkan...

BLANGKEJEREN - Dinas Kesehatan Kabupaten Gayo Lues mengeluhkan proses pencairan keuangan tahun 2024...

H. Jata Ungkap Jadi...

BLANGKEJEREN – H. Jata mengaku dirinya ditunjuk Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menjadi Pj....

Bandar Publishing Luncurkan Buku...

BANDA ACEH - Penerbit Bandar Publishing Banda Aceh meluncurkan sekaligus dua karya Dr....

Rombongan Thailand Selatan Kunjungi...

BANDA ACEH – Delegasi dari berbagai lembaga di Thailand Selatan mengunjungi Kantor Partai...

Meningkatkan PAD Sebagai Kemandirian Daerah

 

 

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD merupakan suatu rencana keuangan suatu daerah dalam kurun waktu satu tahun yang disusun oleh Pemerintah Daerah dan disetujui oleh Dewan Perwakilan Daerah atau DPRD.

Anggaran ini dibuat dengan memperhatikan berbagai aspek kebutuhan dan kemampuan keuangan daerah, yang diharapkan dapat memberikan manfaat maksimal bagi suatu daerah. Oleh sebab itu keseimbangan struktur APBD sangat penting untuk diperhatikan.

Struktur APBD terdiri dari Pendapatan Daerah, Belanja Daerah, dan Pembiayaan. Pendapatan daerah terdiri dari Pendapatan Asli Daerah, Transfer Pemerintah Pusat (Dana Perimbangan) dan Lain-lain Pendapatan yang sah.

Dari ketiga komponen di atas, Pemerintah Daerah Kota Subulussalam masih bergantung pada Transfer Pemerintah Pusat, hal ini terlihat dari proporsi Dana Transfer pada tahun 2019 sebesar 64% dari total pendapatan APBD lalu diikuti oleh pendapatan lainnya sebesar 28% sedangkan PAD hanya sebesar 8%.

Rendahnya PAD menunjukkan tingginya ketergantungan pemerintah daerah atas Pemerintah Pusat. Sebagai akibatnya Pemerintah Daerah kesulitan dalam melakukan kreasi dan inovasi dalam pembangunan, hal ini disebabkan Dana Transfer dan Pendapatan Lainnya diikat oleh aturan teknis, tema, lokasi serta berbagai batasan lainnya yang ditentukan oleh Pemerintah Pusat.

Oleh karena itu perlu dilakukan berbagai upaya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Ada banyak upaya yang dapat dilakukan oleh Pemerintah Daerah guna meningkatkan PAD.

Sebagaimana keberhasilan Kabupaten Aceh Selatan dalam menggenjot PAD selama periode 2013-2016 yang awalnya hanya sebesar 36 milyar pada tahun 2013 naik 103% menjadi 75,7 milyar pada tahun 2014 dan terus meningkat hingga mencapai 125 milyar pada tahun 2016.

Peningkatan PAD ini diperoleh dengan mengoptimalkan potensi-potensi objek pajak, retribusi, serta aset-aset produktif yang dimiliki oleh pemerintah daerah. Keberhasilan tersebut tentunya dapat dijadikan contoh dan motivasi bagi pemerintah daerah Kota Subulussalam dalam meningkatkan PAD dengan memperhatikan potensi-potensi yang ada.

Ada beberapa sumber PAD potensial yang menurut penulis dapat memberikan kontribusi yang cukup besar jika dikelola dengan baik, yakni Pajak Daerah seperti pajak burung walet serta pajak hotel dan restoran.

Sedangkan dari retribusi masih banyak aset-aset daerah yang tidak memberikan PAD karena pengelolaannya yang kurang baik, seperti retribusi pasar, retribusi parkir, retribusi kebersihan (sampah), retribusi IMB dan sewa atas bangunan milik pemerintah serta sewa alat berat.

Semua potensi di atas tentunya tidak akan memberikan nilai PAD yang optimal apabila elemen utama yaitu dinas terkait tidak bekerja dengan efektif dan efisien. Begitu pula dengan elemen pendukung seperti Petugas di lapangan serta sarana dan prasarana tidak memadai.

Padahal jika kita fokus melakukan pembenahan terhadap kedua elemen tersebut bukan tidak mungkin Kota Subulussalam dapat mengikuti jejak Pemerintah Aceh Selatan dalam meningkatkan PAD nya.

Jika berbagai pembenahan yang penulis sebutkan di atas dapat dilaksanakan dengan baik, tentu hal ini akan berbanding lurus dengan peningkatan kualitas dan kuantitas pelayanan kepada masyarakat dan lingkungan menjadi lebih baik.

Begitu pula dengan pengelolaan keuangan yang semakin transparan, akuntabel, dan mapan. Hal ini menjadi sangat urgen dilakukan, mengingat pada tahun 2023 yang akan datang, dana otonomi khusus Aceh untuk kabupaten kota akan turun sebesar 50% dari alokasi tahun tahun sebelumnya.

Bahkan, peningkatan PAD dapat menjadi jawaban atas persoalan defisit APBD Kota Subulussalam yang terjadi beberapa tahun belakangan ini.[]

Penulis:

Indra Yadi Putra, S.E.
Mahasiswa Magister Ilmu Ekonomi Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh

 

BERITA POPULER

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terbaru

Dinkes Gayo Lues Keluhkan Soal Satu Kegiatan Dua Kali Pencairan Keuangan, Begini Jawaban Kaban Keuangan

BLANGKEJEREN - Dinas Kesehatan Kabupaten Gayo Lues mengeluhkan proses pencairan keuangan tahun 2024 lebih...

H. Jata Ungkap Jadi Pj Bupati Gayo Lues Tanpa Lobi

BLANGKEJEREN – H. Jata mengaku dirinya ditunjuk Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menjadi Pj. Bupati...

Bandar Publishing Luncurkan Buku Quran Bahasa Gayo Karya Pegawai Baitul Mal

BANDA ACEH - Penerbit Bandar Publishing Banda Aceh meluncurkan sekaligus dua karya Dr. Johansyah,...

Rombongan Thailand Selatan Kunjungi Partai Aceh Bahas Ini

BANDA ACEH – Delegasi dari berbagai lembaga di Thailand Selatan mengunjungi Kantor Partai Aceh...

Usung Mantan Panglima GAM Cagub Aceh, Partai Aceh: Bukti Persahabatan Prabowo-Mualem Tulus

BANDA ACEH – Keputusan Ketua Umum DPP Partai Gerindra mengusung mantan Panglima GAM sebagai...

Partai Gerindra Usung Mualem Calon Gubernur Aceh di Pilkada 2024

JAKARTA – Partai Gerindra memutuskan mengusung mantan Panglima GAM, Muzakir Manaf atau Mualem, yang...

Ini Pesan Pj Bupati Pidie saat Tinjau RSU dan Disdukcapil

SIGLI - Hari pertama masuk kantor, Senin, 22 Juli 2024, Pj. Bupati Pidie, Samsul...

Namanya Masuk dalam Sertifikat di Areal PT SPT, Puluhan Warga Sultan Daulat Tunjuk YARA Sebagai Kuasa Hukum

SUBULUSSALAM - Puluhan warga Desa Namo Buaya, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam yang namanya...

Lantik Pengurus Kormi Aceh, Hayono Isman: Bugarkan Masyarakat

BANDA ACEH - Ketua Umum Komite Olahraga Masyarakat Indonesia Nasional (Korminas), Hayono Isman, melantik...

Pameran Honda dan Servis Murah di Babah Rot

BLANGPIDIE - AHASS Distrik Aceh Barat Daya mengadakan kegiatan Servis Gabungan (SERGAB) yaitu servis murah...

Tokoh Masyarakat Kota Sigli Siap Dukung Sarjani-Al Zaizi Bacalon Bupati-Wabup Pidie, Ini Alasannya

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan dukungan...

Tim Polres Aceh Utara Ziarah Makam Pahlawan Nasional Cut Nyak Meutia

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya berziarah...

Pasar Malam di Tanah Tgk Dianjong Keunire Diserbu Pengunjung, Ini Sewa ke Baitul Mal

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong, Gampong...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB Aceh Utara: Berikan Makanan Bergizi untuk Keluarga Semoga Mengatasi Stunting

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak di...

Kapolres Aceh Tamiang: Layani Masyarakat dengan Hati dan Niatkan sebagai Amal Ibadah

KUALASIMPANG - Kapolres Aceh Tamiang AKBP Muliadi mengingatkan anggotanya untuk selalu memberikan pelayanan kepada...

Abu Athaillah Ulee Titi dan 9 Alumni Terima Anugerah BUDI 1446 Hijriyyah

CALANG - Rangkaian acara memperingati Haul Abu BUDI Lamno, yakni Abu H Ibrahim Ishaq,...

Pameran Honda & Servis Murah di SMK N4 Banda Aceh

BANDA ACEH - AHASS Distrik Banda Aceh mengadakan kegiatan Servis Gabungan (SERGAB) yaitu servis...

Peringati Haul Abati Banda Dua, Jamaah Tarbiyah Islamiyah Pawai ke Makam Sultan Malikussaleh

LHOKSEUMAWE - Ratusan jamaah Tarbiyah Islamiyah Mazhab Syafi'i Aceh menggelar pawai akbar dalam rangka...

Pj. Bupati Aceh Utara Serahkan Bantuan untuk Korban Badai, Rumah Rusak Dilaporkan ke Kemensos

ACEH UTARA - Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menyerahkan bantuan masa panik secara simbolis kepada...

Sekum PB PON Wilayah Aceh: Progres Pembangunan Venue Capai 90 Persen Lebih

BANDA ACEH – Progres pembangunan beberapa venue untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Tahun...