Menjadi perempuan adalah kesempatan menjadi matahari

Sumber kehangatan bagi jiwa-jiwa yang menggigil

 

Perahu yang terus berlayar

Tak takluk pada gelombang

Ia berhenti tatkala karam

Saat nyawa memilih hengkang karena kasihan pada sang jasad

Sungguh banyak beban yang ia pikul

 

Perempuan adalah hujan

Pemberi kesejukan bagi semesta

Di sepasang sayapnya cinta tumbuh dan hidup

Mewujud pada rekah-rekah senyum para makhluk

 

Perempuan adalah pelakon andal

Air mata ia kata bersebab debu

Diamnya ia kata rehat

Padahal tengah meredam resah mahadahsyat di palung jiwa

 

Perempuan adalah semesta

Tempat kehidupan bergerak

 

Peulanggahan menjelang midnite, 12 Oktober 2017