TAKENGON – Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dinobatkan sebagai warga Gayo, Aceh Tengah. Penobatan itu dilakukan saat kedatangan Mensos ke Aceh Tengah yang disambut dengan prosesi adat Gayo di Pendopo Bupati Aceh Tengah, Sabtu pagi, 14 Januari 2017.

Mensos tiba di Gayo melalui Bandara Rembele di Bener Meriah pada pukul 09:00 WIB. Disambut Plt Bupati Aceh Tengah Alhudri, dan sejumlah unsur Forkopimda Aceh Tengah.

Tiba di pendopo sekitar pukul 10:20 WIB, Mensos langsung disematkan upuh ulen-ulen (pakaian adat Gayo) sebagai perekat silaturahmi, dan tanda resminya Mensos sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Aceh Tengah.

“Upuh (kain) ulen-ulen yang dipakaikan di pundak Ibu merupakan ungkapan penghormatan, persaudaraan serta perekat silaturrahmi antara masyarakat Aceh Tengah dengan Ibu,” kata pembawa acara begitu Mensos masuk ke halaman pendopo.

Selanjutnya Mensos juga disuguhi tari munalo oleh putri-putri Gayo sebelum menuju ruang utama pendopo untuk dipeusijuk.

Kunjungan Mensos Khofifah di dataran tinggi Gayo selama dua hari untuk memberikan sejumlah bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) kepada masyarakat Aceh Tengah.

Rangkaian kegiatan lainnya selama di Takengon, Khofifah mengunjungi panti asuhan Budi Luhur Takengon sekaligus memberikan sejumlah santunan kepada anak yatim, dilanjutkan pemberian bantuan beras kepada 150 warga miskin.

Mensos Khofifah juga berkunjung ke Puncak Pantan Terong melihat indahnya kota Takengon dan danau Lut Tawar dari ketinggian 1.700 meter di atas permukaan laut.[]